IPC Teluk Bayur Tetap Berikan Pelayanan Saat Hari Raya Idul Fitri

Pelabuhan Teluk Bayur
Pelabuhan Teluk Bayur (Ist)

PADANG, KLIKPOSITIF -- PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) Cabang Teluk Bayur (IPC Teluk Bayur ) tetap memberikan pelayanan kepada seluruh pengguna jasa dan mitra kerja pada saat Hari Raya Idul Fitri 1441 H/2020 M. Hari Raya Idul Fitri diperkirakan akan jatuh pada tanggal 24 dan 25 Mei 2020 dan telah ditetapkan oleh pemerintah sebagai hari libur nasional.

General Manager IPC Teluk Bayur Wardoyo menyebutkan, pengaturan pelayanan bongkar muat maupun pelayanan kepelabuhanan lainnya tetap efektif selama 24 jam dalam 7 hari khususnya pada saat Hari Raya Idul Fitri telah ditetapkan dan disepakati bersama dengan seluruh stakeholder terkait, yakni Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Teluk Bayur , seluruh Asosiasi seperti APBMI, INSA, Koperasi TKBM (Koperbam) dan Serikat Pekerja Transport Indonesia (SPTI).

baca juga: 74 Pasien COVID-19 di Pessel Dinyatakan Sembuh, Jubir: Hari Ini Terbanyak

Wardoyo melanjutkan, khusus pada hari pertama Hari Raya Idul Fitri telah disepakati akan dilakukan penyesuaian jam kerja operasional, untuk memberi kesempatan kepada pekerja untuk menjalankan ibadah salat ied dan bersilaturahmi dengan keluarga. Namun tetap menyiapkan petugas operasional untuk standby apabila sewaktu-waktu ada kapal-kapal yang tidak bisa ditunda pelayanannya, seperti kapal-kapal yang mengangkut kebutuhan pokok masyarakat (sembako), BBM, bantuan alat kesehatan/medis, dan barang-barang kebutuhan mendesak lainnya.

"Ini dalam rangka menjamin keberlangsungan rantai logistik di Sumbar tetap berjalan, khususnya untuk melayani kapal-kapal yang mengangkut berbagai barang kebutuhan logistik , kami telah mengatur jadwal kerja petugas operasional kami di lapangan, sehingga dapat dipastikan pada saat Hari Raya Idul Fitri pelayanan IPC Teluk Bayur tetap berjalan," katanya melalui keterangan tertulis yang diterima KLIKPOSITIF , Rabu (20/5/2020).

baca juga: WHO: Jangan Menyerah Lawan Pandemi

Wardoyo menambahkan, dalam memberikan pelayanan, pihaknya akan tetap menerapkan protokol kesehatan kepada seluruh petugas operasional baik yang bertugas di kapal maupun di darat, diantaranya dengan tetap memakai masker, sarung tangan dan APD (Alat Pelindung Diri) serta melakukan pengecekan suhu tubuh secara berkala.

Agar pelayanan tetap dapat berjalan optimal, pihaknya juga telah melakukan beberapa upaya persiapan, diantaranya adalah dengan melakukan pengalokasian dermaga untuk penyandaran kapal beserta sarana pendukung lainnya, termasuk menyiapkan gudang dan lapangan penumpukan baik di terminal petikemas maupun di terminal multipurpose yang akan difungsikan sebagai buffer area pada saat puncak Lebaran, sekaligus juga melakukan pengecekan terhadap kesiapan (availability) seluruh peralatan bongkar muat utama dan alat pendukung lainnya, termasuk mengoptimalkan seluruh CCTV yang ada untuk dapat diakses secara langsung oleh Kementerian Perhubungan dan Kementerian BUMN, sehingga diharapkan seluruh pelayanan baik pelayanan bongkar muat barang maupun pelayanan kapal dapat berjalan dengan baik.

baca juga: Pasien Positif COVID yang Meninggal Bertambah di Pessel, Total Jadi 17 Orang

"Kami juga terus menjalin koordinasi dan komunikasi secara intensif dengan pihak Otoritas Pelabuhan , Kepolisian, Kantor Kesehatan Pelabuhan , Balai Karantina, Bea Cukai dan Kantor Imigrasi, dalam rangka menjamin kelancaran pelayanan pelabuhan sekaligus memastikan pengamanan seluruh fasilitas Pelabuhan Teluk Bayur yang merupakan salah satu Objek Vital Nasional", tuturnya.

Editor: Muhammad Haikal