Usai Ambil Sampel Swab, Pedagang Pasar Raya Padang Diperbolehkan Berjualan

Pedagang Pasar Raya Padang (dokumentasi klikpositif)
Pedagang Pasar Raya Padang (dokumentasi klikpositif) (Halbert Caniago)

PADANG , KLIKPOSITIF - Pedagang Pasar Raya Padang yang dilakukan pengambilan sampel swab oleh Pemerintah Kota Padang diperbolehkan kembali berdagang.

Pengambilan sampel tersebut dilakukan sejak Rabu 20 Mei 2020 kemarin dan dilanjutkan hingga tiga hari ke depan di lantai 4 Blok III Pasar Raya Padang .

baca juga: Pemko Padang Anggarkan Lagi Rp60 Miliar Untuk Tangani COVID-19, Fokus Hal Ini

"Pengambilan sampel swab terhadap pedagang akan dilaksanakan hingga tiga hari, terhitung sejak pukul 09.00 WIB sampai jam 15.00 WIB" ujar Kepala Dinas Perdagangan Kota Padang , Andre Algamar.

Menurutnya, untuk mencapai target pengambilan sample swab terhadap 1.000 pedagang, pihaknya telah menyiapkan 4 bilik sterilisasi untuk mempercepat proses pengambilan sample serta memberikan rasa aman kepada tenaga kesehatan.

baca juga: 519 Orang Positif Covid-19 di Kota Padang, 91,1 Persen OTG dan ODP

"Kami mohon kepada dunsanak semua para pedagang untuk berkenan melaksanakan tes swab," lanjutnya.

Ia meminta pedagang dapat meluangkan waktu beberapa menit untuk melakukan tes swab, karena pengambilan sample swab tidak membutuhkan waktu yang lama sehingga pedagang bisa kembali berjualan.

baca juga: Padang Pengecekan Swab Terbanyak Selama Pandemi

"Tesnya cuma 2 menit, tidak lama dan tidak sakit, supaya roda ekonomi kita tetap jalan dan pasar raya ini betul-betul zona hijau sehingga masyarakat tidak perlu takut ke pasar raya," lanjutnya.

Setelah melakukan tes swab, pedagang diperbolehkan untuk berjualan kembali sembari menunggu hasil. Jika nanti ada dari pedagang yang dinyatakan positif, mereka akan diisolasi dan tokonya ditutup sementara.

baca juga: Bantah Penambahan 14 Orang Warga Padang Positif COVID-19, Dinkes Jelaskan Hal Ini

"Empat sampai lima hari ke depan hasilnya akan keluar, bagi yang positif kita isolasi tempatnya dan pedagang tidak diperbolehkan ke pasar. Tapi yang negatif masih boleh buka," tutupnya.

Penulis: Halbert Caniago | Editor: Haswandi