Belasan Unit Toko Terbakar di Kawasan Pasar Raya Padang

Polisi Memasang Police Line di Toko yang Terbakar di Kawasan Pasar Raya Padang
Polisi Memasang Police Line di Toko yang Terbakar di Kawasan Pasar Raya Padang (Klikpositif/Haikal)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Belasan unit pertokoan di Kawasan Pasar Raya Padang hangus dilalap api. Diketahui pertokoan tersebut tidak jauh berada di Mall Pelayanan Publik Pemko Padang.

Dari pantauan KLIKPOSITIF , api sudah dipadamkan oleh Petugas Pemadam Kebakaran Kota Padang, sementara itu pihak kepolisian sedang melakukan pendataan berapa jumlah dan nama-nama pedagang yang menjadi korban kebakaran tersebut. Beberapa saat kemudian, polisi memasang garis police line di sekitar toko.

baca juga: Permohonan Penangguhan Penahanan Tak Digubris Hingga Meninggal, Tim PH Lehar Adukan Dua Penyidik Polda Sumbar ke Divpropam Polri

Salah seorang saksi mata, Pitri (51) yang sehari-hari berjualan sayur mengatakan, peristiwa tersebut terjadi sekira pukul 17.30 WIB.

"Api berasal dari bagian tengah gedung, saat itu saya sedang berjualan dan api dengan cepat membesar," katanya kepada KLIKPOSITIF , Senin (25/5/2020).

baca juga: Usia Lanjut dan Miliki Riwayat Medis Jadi Alasan Upaya Penangguhan Penahanan Lehar, PH: Namun Tak Digubris

Terpisah, Kabid Operasional Damkar Kota Padang Basril mengatakan, pihaknya mendapatkan informasi adanya kebakaran sekira pukul 17.30 WIB. Begitu mendapat informasi, pihaknya langsung menurunkan petugas ke lokasi kejadian.

"Untuk personel kita terjunkan sebanyak 70 orang dengan 9 unit mobil pemadam kebakaran. Api dapat dipadamkan satu jam kemudian," katanya saat dihubungi KLIKPOSITIF .

baca juga: Tidak Terima Anggota Keluarga Kalah Berkelahi, Ayah dan Kakak Ikut Aniaya Korban Hingga Meninggal di Sijunjung

Basril menambahkan, jumlah toko yang terbakar tersebut sebanyak 16 unit, umumnya menjual barang kebutuhan harian. Sementara untuk penyebab kejadian dan jumlah kerugian, pihaknya menyerahkan ke pihak yang berwajib.

"Untuk penyebabnya dan berapa kerugiannya sedang diselidiki oleh pihak kepolisian," ujarnya.

baca juga: Tersangka Penipuan dan Pemalsuan Surat Tanah Lehar Meninggal Dunia

Editor: Muhammad Haikal