Rumah Janda Miskin Rusak Parah Tertimpa Pohon Sawit di Pasbar

Kondisi rumah bu Yultati yang tertimpa pohon sawit di Jalan KKN, Nagari Lingkuang Aua, Kecamatan Pasaman
Kondisi rumah bu Yultati yang tertimpa pohon sawit di Jalan KKN, Nagari Lingkuang Aua, Kecamatan Pasaman (Irfansyah Pasaribu)

PASBAR , KLIKPOSITIF - Rumah kayu milik Yultati (65), janda miskin warga Jalan KKN, Nagari Lingkuang Aua, Kecamatan Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat ( Pasbar ) tertimpa pohon sawit, sekitar pukul 14.40 WIB, Selasa (26/5/2020).

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, karena janda miskin tersebut sedang tidak berada di rumah.

baca juga: Anggota Koperasi Air Bangis Semesta Minta Polisi Usur Hingga Tuntas Pelaku Penganiayaan Rekannya

"Saat kejadian, saya sedang tidak berada di rumah, ketika sampai dirumah saya terkejut melihat bagian dapur rumah sudah roboh tertimpa pohon sawit," sebut Yultati kepada KLIKPOSITIF Selasa malam.

Ia menduga, pohon sawit yang berdiameter sebesar drum tersebut tumbang dikarenakan angin kencang. Hingga saat ini pohon sawit belum dievakuasi

baca juga: Polisi Resmi Tetapkan Plt Direktur RSUD Pasaman Barat Sebagai Tersangka

Lanjutnya, ia juga masih bersyukur karena pohon sawit tersebut, tidak mengarah ke kamar ayahnya yang sedang berada di dalam kamar yang hanya berjarak sekitar dua meter.

"Hanya berjarak dua meter dari kamar ayah saya yang umurnya sudah 85 tahun, ayah saya sudah dua tahun tidak bisa berbuat apa-apa lagi dan hanya bisa berbaring di dalam kamar," jelasnya.

baca juga: Segmen Sianok Cukup Aktif, BMKG Ingatkan Potensi Gempa Kuat di Sumbar

Sementara, pohon sawit yang roboh menimpa dapur beratap seng dan dinding terbuat dari papan serta berlantai tanah.

Ia juga mengatakan, pada jam musibah menimpa rumahnya, biasanya ia sedang berada di dapur untuk beraktivitas memasak seperti biasa.

baca juga: Penjambret Tas di Pasaman Barat Diamankan Polisi

"Saya tidak tahu harus berbuat apa lagi untuk memperbaiki dapur ini. Sedangkan untuk hidup saya hanya berharap dari belas kasihan dari anak dan orang-orang sekitar," ujarnya.

Penulis: Irfansyah Pasaribu | Editor: Rezka Delpiera