Berlakukan New Normal, Wagub Sumbar Puji Wako Bukittinggi

Wagub Sumbar Nasrul Abit, Walikota Bukittinggi Ramlan Nurmatias dan Wakil Walikota Bukittinggi Irwandi
Wagub Sumbar Nasrul Abit, Walikota Bukittinggi Ramlan Nurmatias dan Wakil Walikota Bukittinggi Irwandi (Istimewa)

PADANG, KLIKPOSITIF - Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit bangga dengan kepemimpinan Walikota Bukittinggi Ramlan Nurmatias yang berani mengambil sikap untuk New Normal atau tatanan kehidupan yang baru.

"Kemarin saya bertemu langsung dengan beliau (Walikota). Disampaikan langsung kepada saya bahwa Bukittinggi akan membuka objek wisata, sekolah dan perdagangan," kata Nasrul Abit kepada KLIKPOSITIF , Kamis, 38 Mei 2020.

baca juga: Tanpa Gejala, Menteri Agama Fachrul Razi Positif COVID-19

Disampaikannya, harus ada jaminan dari kepala daerah agar masyarakat bisa tetap bertahan ditengah wabah COVID-19.

"Ini langkah baik dan penuh perhitungan. Bukittinggi melarang warga Padang masuk. Kemudian guru dilakukan tes swab. Semua fasilitas harus mengikuti protokol kesehatan. Walikotanya bilang ekonomi masyarakat juga penting, kalau masyarakat tidak makan persoalan sosial akan terjadi," ujarnya.

baca juga: Agam Tambah 11 Kasus Positif COVID-19, Terendah dalam Sepekan Terakhir

Menurutnya, dibukanya beberapa sektor tersebut bisa membantu ekonomi masyarakat tumbuh lagi. Daerah lain juga harus berani mengambil sikap, namun jangan abai dengan penularan COVID-19.

"Saya apresiasi Bupati/Walikota yang punya sikap dan gagasan. Saat wabah ini bisa dilihat bagaimana kepala daerah itu mengambil keputusan dan punya solusi," ungkapnya.

baca juga: Dua Warga Pessel Positif COVID-19, Masing-masing Warga Sutera dan Ranah Pesisir

Pemerintah Kota Bukittinggi memutuskan keluar dari Pembatasan Sosial Skala Besar ( PSBB ) dan bersiap masuk ke "New Normal".

Semua sektor terutama perekonomian yang terdampak akibat PSBB perlahan mulai dibuka untuk umum atau dilonggarkan agar kehidupan kembali normal. Hal ini direncanakan mulai 1 Juni mendatang.

baca juga: WHO: Obat Herbal untuk COVID-19 Diizinkan, Asal Lewat Pengujian

Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias menyebut, langkah ini diambil demi kepentingan bersama namun tetap memperhatikan protokol kesehatan.

Ramlan menyebut, pendatang atau pengendara dari Padang akan dirazia KTPnya dan tak begitu saja diizinkan masuk kota. Hal itu dilakukan karena di Padang terjadi penyebaran kasus positif COVID-19 paling banyak di Sumbar.(*)

[Hms-Sumbar]

Editor: Joni Abdul Kasir