Giliran Bupati Agam Diperiksa Polda Sumbar Terkait Dugaan Pencemaran Nama Baik Anggota DPR RI

Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Satake Bayu
Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Satake Bayu (Klikpositif/Haikal)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Barat (Sumbar) terus melakukan penyelidikan terhadap laporan dugaan pencemaran nama baik anggota DPR RI Mulyadi.

Setelah memeriksa Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Agam Martias Wanto kemarin. Hari ini pemeriksaan dilakukan terhadap Bupati Agam Indra Catri .

baca juga: Permohonan Penangguhan Penahanan Tak Digubris Hingga Meninggal, Tim PH Lehar Adukan Dua Penyidik Polda Sumbar ke Divpropam Polri

Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Satake Bayu mengatakan, status Bupati Agam dalam pemeriksaan sama dengan Sekda yaitu sebagai saksi.

Pemeriksaan dilakukan, menindaklanjuti laporan Refli Irwandi (40), pada Kamis (4/5/2020) dengan nomor LP/191/V/2020/SPKT Sbr atas akun Facebook Mar Yanto yang diduga akun anynomous (Bodong).

baca juga: Usia Lanjut dan Miliki Riwayat Medis Jadi Alasan Upaya Penangguhan Penahanan Lehar, PH: Namun Tak Digubris

"Bentuk pencemaran nama baik yang dilakukan, di akun Facebook tersebut mengunggah gambar dengan kata-kata yang tidak pantas, tetapi kami tidak menyampaikan karena ini masih dalam penyelidikan," kata Satake di Mapolda Sumbar, Jumat (29/5/2020).

Satake menambahkan, masih ada beberapa saksi yang akan diperiksa oleh penyidik. "Jumlah saksi ada 13 orang, namun belum selesai semua, masih dalam proses," ujarnya.

baca juga: Polda Sumbar: Lehar Meninggal Karena Tumor dan Infeksi Saluran Pernapasan

Satake menyebutkan, alur dari akun Facebook bodong hingga memeriksa pejabat Kabupaten Agam, Satake menjawab itu proses penyelidikan.

"Mungkin Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) yang mengembangkan dan melakukan pemeriksaan seperti itu," tuturnya.

baca juga: Tersangka Penipuan dan Pemalsuan Surat Tanah Lehar Meninggal Dunia

Editor: Muhammad Haikal