HBT dan Masyarakat Tionghoa Peduli Serahkan Bantuan Insinerator untuk Kota Padang

Foto bersama Walikota Padang dan pengurus HBT serta Masyarakat Tionghoa Peduli dengan latar Insinerator dibelakang RSUD dr. Rasidin Padang
Foto bersama Walikota Padang dan pengurus HBT serta Masyarakat Tionghoa Peduli dengan latar Insinerator dibelakang RSUD dr. Rasidin Padang (KLIKPOSITIF/Joni Abdul Kasir)

PADANG, KLIKPOSITIF - Himpunan Bersatu Teguh (HBT) Kota Padang dan Masyarakat Tionghoa Peduli terus bergerak memberikan bantuan untuk meringankan beban pemerintah dan masyarakat di tengah wabah Corona atau COVID-19.

Hari ini, Jumat, 29 Mei 2020 HBT dan Masyarakat Tionghoa Peduli memberikan bantuan berupa Insinerator (alat pemusnah limbah medis ) kepada RSUD dr. Rasidin Kota Padang . Sebelumnya juga telah diserahkan dua unit Insinerator oleh HBT dan Masyarakat Tionghoa Peduli untuk Pekanbaru.

baca juga: Sudah Satu Bulan Lebih Pessel Tanpa Kasus Baru COVID-19

Mantan Sekretaris HBT Padang Sulaiman Kayo menjelaskan, alat tersebut sangat penting untuk memusnahkan limbah medis , termasuk limbah COVID-19.

"Alat ini untuk memusnahkan limbah infeksius, sebab jika limbah tercecer akan muncul masalah baru. Ini juga bentuk kepedulian kami di tengah pandemi," ujarnya saat menyerahkan bantuan tersebut di RSUD dr. Rasidin Padang.

baca juga: 5 Juli Warga Positif COVID-19 Sumbar Capai 775 orang, Jubir: 80,6 Persen Sudah Sembuh

Disampaikannya, HBT Padang dan Masyarakat Tionghoa Peduli juga telah menyalurkan beberapa bantuan seperti Alat Pelindung Diri (APD), 7.000 paket sembako dan aksi donor darah.

"Kami berusaha meringankan melalui sejumlah bantuan- bantuan tersebut," terangnya.

baca juga: Kementan Produksi Kalung Antivirus Corona, Said Didu: di Luar Akal Sehat

Dia berharap wabah Corona bisa diatasi dan masyarakat bisa mengikuti pemerintah untuk memutus mata rantai virus berbahaya tersebut.

"Mari kita bersama-sama memutus rantai penularan COVID-19, sehingga wabah cepat diatasi," pintanya.

baca juga: PKB: Terlihat Pemerintah Gagap Tangani COVID-19

Pada kesempatan itu, Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah menyampaikan alat tersebut sangat membantu pemusnahan limbah medis di Kota Padang .

"Alhamdulillah kita sangat terbantu dengan kehadiran Insinerator ini. Kami berterima kasih kepada HBT dan Masyarakat Tionghoa Peduli," ujarnya didampingi Kadis DLH Padang Mairizon dan Direktur RSUD dr. Rasidin Herlin Sridiani.

Dijelaskan Mahyeldi, dalam satu jam Insinerator tersebut bisa memusnahkan 50 kilogram limbah medis dan dalam sehari bisa beroperasi selama 7 jam.

"Ini yang pertama di Sumbar, selama ini kami kerja sama dengan Semen Padang untuk pemusnahan limbah B3. Sebulan lagi kami akan dilengkapi dengan filter karena saat ini asap hasil pembakaran masih hitam," katanya.

Dilanjutkannya, keberadaan Insinerator tidak hanya untuk memusnahkan limbah medis RSUD dr. Rasidin saja. Tapi juga untuk memusnahkan limbah Puskesmas yang ada di kota itu. Sehingga bisa menjadikan udara di kota bengkuang tersebut menjadi lebih baik lagi kedepannya.

"RSUD dr. Rasidin saja menghasilkan 100 kg limbah setiap harinya, ditambah fasilitas kesehatan lainnya. Keberadaan Insinerator sangat membantu sekali," tukasnya. (*)

Editor: Joni Abdul Kasir