Kemendikbud Disarankan Buka Sekolah Secara Bertahap

Ilustrasi
Ilustrasi (Net)

KLIKPOSITIF - Anggota Komisi X DPR Ferdiansyah menyarankan kepada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) jika benar ingin membuka kembali proses belajar mengajar di sekolah, sebaiknya diuji dan dilakukan secara bertahap. Mengingat tingkat resiko penularan Covid-19 di daerah berbeda-beda.

"Menurut saya sih jangan dilakukan serempak, harus bertahap. Misalnya terhadap daerah yang hijau dulu, dipastikan tidak ada yang terkena di situ, sehat-sehat," ungkap Ferdiansyah melalui rilis yang dilansir daru laman Parlementaria, Sabtu (30/5/2020).

baca juga: IBF 2020 : Protokol COVID-19, Faktor Kunci Kebangkitan Industri EO

Politikus Fraksi Partai Golkar ini mengakui bahwa pembukaan sekolah di tengah pandemi Covid-19 bukan hal yang mudah karena menyangkut nyawa manusia. "Memang ribet, kan tiap daerah berbeda-beda. Yang zona merah entar dulu," sambungnya.

Selain itu, ia juga menyarankan agar Kemendikbud selalu berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 sebelum memutuskan membuka sekolah di tengah pandemi."Karena masing-masing jenjang, jenis, pendidikan karakternya berbeda, atau budayanya berbeda," ungkap legislator dapil Jawa Barat XI ini.

baca juga: DPR Tegaskan Revisi UU Pemilu Akan Tampung Masukan Pakar

Setelah nantinya sekolah sudah dibuka, menurut dia, masih ada beberapa yang perlu diperhatikan. Contohnya, proses belajar mengajar di ruang kelas dilaksanakan secara bergiliran. "Misalnya maksimum 20 orang dalam kelas dan harus jaga jarak. Terus sekolah di situ sudah berbudaya kebersihan belum, bagaimana penyediaan sabunnya, tempat cuci tangan, haruspreparejuga soal itunya," pungkas Ferdiansyah

Editor: Eko Fajri