Berikut Rincian 15 Pasien Positif Corona Sumbar per 31 Mei, dari WNA Irlandia hingga Nenek 90 Tahun

Ilustrasi
Ilustrasi (net)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Sumbar Jasman Rizal mengatakan, total sampai hari ini telah 567 orang Warga Sumbar terinfeksi COVID-19. Terjadi penambahan 15 orang yang positif.

"Dari 15 orang yang terkonfirmasi positif dimaksud, ada 1 orang Warga Negara Asing (WNA) kebangsaan Irlandia," katanya melalui keterangan tertulis yang diterima KLIKPOSITIF , Minggu (31/5/2020).

baca juga: Kementan Produksi Kalung Antivirus Corona, Said Didu: di Luar Akal Sehat

Tambahan warga yang positif tersebut, tercatat dari Kota Padang dengan rincian sebagai berikut:

1. Perempuan berusia 61 tahun, warga Lolong Belanti, status ibu rumah tangga, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

baca juga: PKB: Terlihat Pemerintah Gagap Tangani COVID-19

2. Perempuan berusia 42 tahun, warga Parupuak Tabiang, terinfeksi karena sebagai pedagang di pasar raya, penanganan isolasi mandiri sementara.

3. Laki-laki berusia 51 tahun, warga Siteba, terinfeksi karena sebagai pedagang di pasar raya, penanganan isolasi mandiri sementara.

baca juga: Pasien Positif Corona RI Melesat Jadi 62.142 Orang

4. Laki-laki 69 tahun, warga Banda Olo, terinfeksi karena sebagai pedagang di pasar raya, penanganan isolasi mandiri sementara.

5. Laki-laki berusia 26 tahun, warga Kubu Dalam Parak Karakah, pekerjaan swasta, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

baca juga: Warga Pasbar Sudah Boleh Gelar Resepsi Pernikahan, Ini Syaratnya

6. Laki-laki berusia 18 tahun, warga Kuranji, status pelajar, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

7. Perempuan berusia 12 tahun, warga Kuranji, status pelajar, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

8. Perempuan berusia 14 tahun, warga Kuranji, status pelajar, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

9. Perempuan berusia 11 tahun, warga Kuranji, status pelajar, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

10. Laki-laki berusia 38 tahun, warga Piai Tangah, pekerjaan swasta, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

11. Batita (laki-laki) berusia 2 tahun, warga Piai Tangah, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

12. Perempuan berusia 90 tahun, warga Koto Lua, status ibu rumah tangga, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

13. Perempuan berusia 31 tahun, warga Limau Manih, pekerjaan tenaga kesehatan, diduga terpapar di tempat kerja, penanganan isolasi mandiri sementara.

14. Laki-laki berusia 41 tahun, warga negara Irlandia (WNA), pekerjaan swasta, diduga terpapar dari riwayat perjalanan, penanganan isolasi mandiri sementara

15. Perempuan berusia 53 tahun, warga Kuranji, status IRT, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

Dari 567 orang yang positif, dengan rincian, 120 orang (21,16%) dirawat di berbagai Rumah Sakit, isolasi mandiri di rumah 53 orang (9,35%), isolasi daerah 2 orang (0,35%), isolasi di Bapelkes 15 orang (2,65%), Isolasi di BPSDM 34 orang (5,99%), isolasi di BPP Padang 14 orang (2,47%) dan isolasi di BDK 39 orang (6,88) Balatkop 0 orang. "Sementara meninggal dunia 25 orang (4.41%) dan yang dinyatakan sembuh 265 orang (46,74%)," tuturnya.

Editor: Muhammad Haikal