Wagub Sumbar Terpapar Corona? Ini Hasil Rapit Testnya

Wagub Sumbar Nasrul Abit saat menjalani rapit test di Dinas Kesehatan Sumbar, Minggu, 31 Mei 2020
Wagub Sumbar Nasrul Abit saat menjalani rapit test di Dinas Kesehatan Sumbar, Minggu, 31 Mei 2020 (Istimewa)

PADANG, KLIKPOSITIF - Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit menjalani rapit rest untuk mengetahui apakah dirinya terpapar COVID-19 atau tidak.

Rapit test orang nomor dua di Sumbar itu dilaksanakan siang tadi di Dinas Kesehatan Sumbar. Kebutuhan rapit test sebagai persyaratan untuk mengunjungi Kabupaten Kepulauan Mentawai.

baca juga: Kementan Produksi Kalung Antivirus Corona, Said Didu: di Luar Akal Sehat

Agendanya pengecekan pelaksanaan tugas COVID-19 terkait dengan fasilitas kesehatan dan SMA/SMK di beberapa daerah terpencil di tanah Sikerei tersebut.

"Sebelum kunjungan kami ke Mentawai, dipastikan dulu kesehatan apakah terwabah atau tidak terwabah. Sudah protap setiap masuk ke Mentawai dilengkapi dengan hasil rapid test non-reaktif COVID-19. Alhamdulillah hasilnya non reaktif," katanya, Minggu, 31 Mei 2020.

baca juga: PKB: Terlihat Pemerintah Gagap Tangani COVID-19

Wagub Sumbar menjelaskan, Kabupaten Kepulauan Mentawai memiliki tiga pulau besar, yaitu Sipora , Sikakap dan Siberut memiliki rumah sakit pratama yang dipersiapkan untuk penanganan Covid-19, dan akan difasilitasi dengan alat-alat kesehatan, termasuk Alat Pelindung Diri (APD) untuk tim kesehatan.

Selain itu wagub Sumbar juga akan mengunjungi tempat fasilitas umum dan keramaian untuk persiapan segala sesuatu dalam penerapan kehidupan baru produktif aman covid yang tetap menjalankan protokol kesehatan.

baca juga: Pasien Positif Corona RI Melesat Jadi 62.142 Orang

"Kita khawatir, jangan sampai ada penyebaran COVID-19 di sana. Kalaupun ada sudah dipastikan tertular dari luar. Upaya mengatasi penyebaran Covid-19 ini tidak akan bisa dalam waktu singkat karena itu kita wajib test, agar tidak terjadi penyebaran covid ini " ucapnya.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Sumbar Merry Yuliesday mendukung kebijakan Gubernur Sumatera Barat untuk mewajibkan pendatang dari luar Sumbar untuk memiliki surat jenis surat kesehatan yakni hasil tes kesehatan rapid test dan surat hasil test swab polymerase chain reaction (PCR). Termasuk untuk daerah kepulauan Mentawai.

baca juga: Warga Pasbar Sudah Boleh Gelar Resepsi Pernikahan, Ini Syaratnya

"Seharusnya memang harus begitu mewajibkan pendatang dari luar untuk memiliki surat jenis surat kesehatan yakni hasil tes kesehatan rapid test dan surat hasil test swab polymerase chain reaction (PCR), upaya untuk mencegah penyebaran virus corona," ungkap Merry.

Sebanyak 14 orang yang ikut ke Mentawai, Dinas kesehatan menyatakan negatif semuanya. Selanjutnya untuk mengunjungi Mentawai akan dilengkapi dengan surat keterangan bebas Covid dari Dinas kesehatan. (*)

Editor: Joni Abdul Kasir