Akan Dibuka, Objek Wisata di Pessel Ini Malah Rusak Dihantam Gelombang Pasang

Dihantam gelombang pasang jembatan bambu di Muaro Kandis Punggasan Pessel tampak rusak
Dihantam gelombang pasang jembatan bambu di Muaro Kandis Punggasan Pessel tampak rusak (istimewa)

PESSEL , KLIKPOSITIF - Siap dibuka, namun satu destinasi objek wisata di Kabupaten Pesisir Selatan ( Pessel ), Sumatera Barat malah rusak akibat dilanda air pasang. Kondisi itu terjadi, sehari jelang lebaran Idul Fitri 1441 Hijriah lalu.

Kawasan objek wisata ini, terletak di Nagari Muara Kandis Pungasan, Kecamatan Linggo Sari Baganti. Saat ini, akibat kondisi itu sejumlah fasilitas yang telah dibangun tidak bisa untuk dimenfaatkan.

baca juga: Proses Verifikasi Faktual Pilkada di Pessel Berjalan Lancar

"Pembangunan kawasan dianggarkan menggunakan DD sebesar Rp 60 juta, dibantu dengan swadaya masyarakat. Kalau tidak ada PSBB, lebaran ini sudah siap dibuka," ungkap Wali Nagari Muaro Kandis Punggasan, El Kamsi, Minggu 31 Mei 2020.

Menurutnya, sejumlah fasilitas yang rusak dinilai mencapai Rp50 juta. Sebab, selain kerusakan jembatan bambu yang dibangun, ratusan pohon cemara siap tanam di tepi pantai itu juga habis disapu gelombang pasang .

baca juga: Pantai SUTA Kampung Pandan, Objek Wisata 90-an yang Kini Hadir Kembali

Karena hal itu, pihak nagari harus kembali melakukan rehabilitasi, karena objek wisata itu dianggap akan menjadi potensi baru untuk penyanggah objek wisata di kabupaten.

Bahkan, pihaknya yakin jika tidak ada PSBB, tahun ini keradaan objek wisata itu sudah bisa memanfaatkan. "Dan kita yakin akan diserbu pengunjung. Karena, fasilitas kita sudah cukup dan juga telah ada bebek-bebek dayung. Dan ini akan menjadi potensi baru untuk menunjang ekonomi masyarakat," terangnya.

baca juga: PPP Pessel Jalin Koalisasi dengan Perindo

Ia berharap, kondisi ini bisa menjadi perhatian pemerintah kabupaten setempat. Sebab, jika tidak segera diatasi pembangunan yang telah direalisasikan dengan biaya besar akan berujung sia-sia.

"Kondisi ini sudah kita laporkan. Akibat kejadian ini, kerugian nagari mencapai Rp50 juta," tutupnya.

baca juga: KPU Prediksi Jumlah Pemilih Pemula di Pessel Bertambah pada Pilkada 2020

Penulis: Kiki Julnasri | Editor: Haswandi