Perekonomian Kota Padang Merosot Selama Pandemi

Pedagang Pasar Raya Padang berjualan (dokumentasi klikpositif)
Pedagang Pasar Raya Padang berjualan (dokumentasi klikpositif) (Halbert Caniago)

PADANG , KLIKPOSITIF -- Perekonomian masyarakat Kota Padang dalam pandemi Covid-19 semakin terperosok hingga Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Jilid Tiga.

"Setelah PSBB jilid pertama, penurunan perekonomian masyarakat Kota Padang sudah mencapai 60 persen," kata Asisten Dua Pemerintah Kota Padang , Endrizal saat dihubungi KLIKPOSITIF .com, Senin 1 Juni 2020.

baca juga: Minang Soto, Sajikan Soto Resep Keluarga Penggugah Selera

Menurutnya, pihaknya masih melakukan pengkajian terkait perekonomian Kota Padang setelah PSBB jilid dua beberapa hari lalu. "Untuk pasca PSBB Jilid II kemarin kami sudah melakukan beberapa pengkajian dan akan selesai dalam pekan ini," sambungnya.

Menurutnya, pengaruh tertinggi perekonomian Kota Padang selama PSBB terdapat pada sektor perdagangan, pariwisata dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). "Untuk pengaruh terhadap sektor pertanian tidak terlalu tinggi. Karena kegiatan pertanian tetap berjalan selama ini," lanjutnya.

baca juga: Positif COVID-19 Kota Solok Kembali Bertambah

Saat ini, pihaknya masih melakukan pembahasan bagaimana mengangkat kembali perekonomian Kota Padang setelah PSBB Jilid Tiga selesai.

Penulis: Halbert Caniago | Editor: Ramadhani