Dampak Pandemi, Rp28 Milyar PAD Kota Padang Hilang dari Sektor Ini

Ilustrasi
Ilustrasi (Net)

PADANG , KLIKPOSITIF -- Pendapatan Asli Daerah ( PAD ) Kota Padang dari sektor pariwisata tergerus akibat pandemi Covid-19 yang melanda dunia sejak beberapa bulan lalu.

"Kalau kekurangan PAD yang diakibatkan pandemi ini sangat besar. Karena saat lebaran seluruh objek wisata kan tutup, padahal itu menjadi waktu untuk pencapaian target," kata Kepala Dinas Pariwisata Kota Padang , Arfian.

baca juga: Kasus Covid-19 di Padang Meningkat, Satpo PP Turun ke Jalan

Ia mengatakan, kehilangan PAD dari sektor pariwisata tersebut karena tidak beroperasinya pariwisata di Kota Padang selama pandemi.

"Kehilangan PAD dari sektor pariwisata ini diperkirakan sebanyak Rp28 milyar dan itu berasal dari Pantai Air Manis dan Gunung Padang ," lanjutnya.

baca juga: 2020 Kecelakaan Lalulintas di Padang Pariaman Masih Tinggi, Polisi Catat 349 orang Jadi Korban

Ia mengatakan, saat ini seluruh wisata yang ada di Kota Padang sudah kembali dibuka dan sudah bisa menghasilkan PAD seperti biasanya.

"Untuk wisata Pantai Air Manis saat ini sudah dikelola oleh Perusahaan Umum Daerah . Yang kami kelola saat ini yang memiliki pemasukan hanya Gunung Padang ," lanjutnya.

baca juga: 142 Ribu Lebih Napi akan Terima Remisi Kemerdekaan Pada 17 Agustus

Ia berharap, dalam pola normal baru yang dilaksanakan sejak 13 Juni 2020 lalu, masyarakat bisa melaksanakan kegiatan seperti biasanya. Meskipun begitu, ia mengimbau agar tetap menggunakan masker dan menjaga jarak agar terhindar dari virus Covid-19.

Penulis: Halbert Caniago | Editor: Eko Fajri