Ini Penyebab 1771 BLT Gagal Tersalur Di Solsel

Kepala Dinas Sosial PMD Solsel Zulkarnaini menyampaikan laporan pada rapat evaluasi penyaluran BLT
Kepala Dinas Sosial PMD Solsel Zulkarnaini menyampaikan laporan pada rapat evaluasi penyaluran BLT (ist)

SOLSEL KLIKPOSITIF - Kepala Dinas Sosial dan PMD Solok Selatan ( Solsel ) Zulkarnaini mengungkapkan awalnya Pemerintah Kabupaten menganggarkan Bantuan Langsung Tunai ( BLT) yang bersumber dari APBD sebanyak Rp32,4 miliar untuk 17.777 Kepala Keluarga (KK).

"Setelah data KK diverifikasi yang bisa disalurkan hanya 17.141 KK, sedangkan 636 KK lagi tidak layak," Jelas Zulkarnaini

baca juga: Kasus Covid-19 di Padang Meningkat, Satpo PP Turun ke Jalan

Dia melanjutkan dari 17.141 KK yang sudah diverifikasi tersebut, sebanyak 1771 KK tidak mengambil BLT saat Bank Nagari menyalurkan kepada penerima.

"Ada tujuh KK yang menolak BLT, 187 KK tidak hadir, 10 meninggal dunia, 27 KK sedang keluar daerah atau tidak berada ditempat saat Pencairan," katanya.

baca juga: Kasus COVID-19 Terus Bertambah di Padang, Disdik Pastikan Belum Laksanakan PBM Tatap Muka

Selain persoalan tersebut imbuhnya, pada saat pencarian dana tersebut juga dilakukan validasi data penerima BLT.

"Dari Validasi ini ditemukan 1075 data ganda atau sudah menerima pada skema bantuan sosial lainnya, 26 KK ASN/Pensiun, seta 12 KK diketahui perangkat Nagari," ujarnya.

baca juga: Ini Syarat Lengkap Pekerja Gaji Dibawah Rp5 Juta dapat Rp600 Ribu per Bulan dari Pemerintah

Dia melanjutkan Dengan berbagai macam permasalahan tersebut, dari total KK pada kuota BLT Kabupaten sebanyak 17.141 KK, didapati sebanyak 1771 KK yang gagal salur, yang dan telah disalurkan sebanyak 15.370 KK.

"BLT dana kabupaten, dapat disalurkan kepada penerima sebanyak 15.370 KK dan 1.771 KK gagal karena berbagai penyebab tersebut," katanya.

baca juga: 8 Orang Warga di Pessel Kembali Terpapar COVID-19, Semuanya dari Lengayang

Penulis: Kamisrial | Editor: Ramadhani