Ada Santri yang Positif Corona, Ini Penjelasan Jubir COVID-19 Solsel

Juru bicara gugus tugas percepatan penanganan COVID-19 Solsel Novirman
Juru bicara gugus tugas percepatan penanganan COVID-19 Solsel Novirman (Kaka)

SOLSEL KLIKPOSITIF - Juru bicara gugus tugas percepatan penanganan COVID-19 Solok Selatan ( Solsel ) Novirman mengungkapkan MI (21) terkonfirmasi positif COVID-19 asal Solsel , santri salah satu pondok pesantren di Solo Jawa tengah notifikasi pada 24 April 2020.

"MI kembali dari Solo pada 24 April yang lalu dan masuk notifikasi bersama rombongan 18 orang temannya juga santri di pesantren yang sama," kata Novirman.

baca juga: Besok Siswa Di Solsel Mulai Sekolah Tatap Muka, Ini Ketentuannya

Selama masa notifikasi katanya, MI (21) tidak menunjukkan gejala seperti gejala COVID-19.

Dia melanjutkan untuk tracking, Secara epidemiologis dilakukan 14 hari terakhir sejak pemeriksaan swab.

baca juga: Pilkada Solsel, Paslon Tidak Bisa Dihubungi Tim Pemenangan Jon Matias-Jufrial Mundur

"Sejak pulang dari Solo MI kemungkinan ada carier dalam tubuhnya,carier itu bisa juga bertahan selama beberapa bulan," katanya.

Dia mencontohkan pasien 01 Solsel YS (80) sudah dua bulan sejak terkonfirmasi positif pada awal Mei silam hingga saat ini masih terkonfirmasi positif COVID-19.

baca juga: Pilkada Solsel, Jon Matias-Jufrial Yakin Bisa Lolos dari Jalur Perseorangan

"Kita akan pastikan itu, apakah terinfeksi COVID-19 dari Solo atau setelah berada di Solok Selatan , namun masive tracking dilakukan sejak 14 hari terakhir" jelasnya.

Dia menambahkan MI bukan warga Sangir, tetapi warga Sapan Sari Nagari Persiapan Pekonina Kecamatan Pauh Duo.

baca juga: KPU Solsel Tuntaskan Vermin Dukungan Perbaikan Pasangan Jon Matias-Jufrial

"MI bersama 18 orang temannya melakukan pengambilan swab di Puskesmas Lubuk Gadang, karena mayoritas temannya tersebut warga Sangir," jelasnya.

Penulis: Kamisrial | Editor: Haswandi