Hasil Swab Keluar, 42 Warga Pessel yang Kontak dengan Pasien Asal Jambi Diperbolehkan Pulang

42 warga Puluik Puluik-Pessel saat dibolehkan pulang usai masa karantina
42 warga Puluik Puluik-Pessel saat dibolehkan pulang usai masa karantina (istimewa)

PESSEL , KLIKPOSITIF - Tim Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Kabupaten Pesisir Selatan ( Pessel ), Sumatera Barat melaporkan, 42 orang warga Nagari Puluik Puluik, Kecamatan IV Nagari Bayang Utara yang sempat dikarantina di Rusunawa Painan 20 Juni 2020, sudah diperbolehkan pulang.

Juru Bicara Tim Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Pessel , Rinaldi mengungkapkan, ke 42 warga diperbolehkan pulang, setelah dilakukan tes swab, dan ke 42-nya sudah dinyatakan negatif.

baca juga: Hasil Tracing Pasien Positif Corona di Pasbar, 58 Warga Sungai Aur Test Swab

"Hal tersebut berdasarkan hasil yang dilaporkan dari pihak laboratorium UNAND Padang, Nomor 609/06/PDRPI-FK/2020 tanggal 26 Juni, dan kini mereka sudah berada di rumah masing-masing," ungkapnya saat dikonfirmasi KLIKPOSITIF , Sabtu 27 Juni 2020.

Ia menjelaskan, kepulangan 42 warga itu, sebelumnya langsung dilepas Bupati Pessel Hendrajoni, Jumat 26 Juni lalu. Pada kesempatan itu, warga yang sudah diperbolehkan pulang juga diberikan bantuan sembako langsung oleh Bupati Hendrajoni.

baca juga: Bertambah Dua Warga Tanah Datar Terkonfirmasi Positif COVID-19, Total Jadi 38

"Bupati atas nama ketua gugus mengucapkan terimakasih kepada masyarakat Nagari Puluik Puluik, serta semua pihak yang sudah bekerja sama dalam memutus mata rantai penyebaran COVID- 19 di Pesisir Selatan," terangnya.

Sebelumnya, 42 orang warga warga Nagari Puluik Puluik, Kecamatan IV Nagari Bayang Utara, Kabupaten Pesisir Selatan ( Pessel ), Sumatera Barat menjalani karantina massal, setelah diduga kontak erat dengan pasien positif asal Kota Sungai Penuh, Jambi beberapa waktu lalu.

baca juga: Kabar Baik, 2 Pasien Sembuh di RSAM Hari Ini

Adapun, 42 warga itu terkonfirmasi kontak dengan pasien positif asal Sungai Penuh, yang sebelumnya bersangkutan sempat di bawa pulang ke Puluik Puluik.

Ketika itu, pasien di bawa pulang oleh suaminya untuk menjalani obat alternatif. Namun, sampai akhirnya meninggal pada hari Jumat 19 Juni lalu dan telah dinyatakan terkonfirmasi positif.

baca juga: Kasus Covid-19 di Padang Meningkat, Satpo PP Turun ke Jalan

"Pasien tersebut seorang perempuan 46 tahun, berdomisili dan warga Sungai Penuh Provinsi Jambi, suaminya berasal dari Nagari Puluik Puluik Kecamatan IV Nagari Bayang Utara," tutupnya.

Catatan Redaksi: bagi anda warga KabupatenPesisir Selatan yang merasakan gejala demam tinggi, batuk, nyeri tenggorokan dan sesak nafas, hubungi Call Center COVID-19 Kabupaten Pesisir Selatan , di nomor 081266356199.

Untuk, layanan informasi dan pengaduan terkait penyaluran Bansos terdampak Covid-19 di Pesisir Selatan bisa disalurkan

melalui pesan Whatshap ke nomor 0811-6603-303, atau 0852 7422 7373 dan nomor 0853 8616 1288.

Selain itu juga bisa menyampaikan melalui website covid19.pesisirselatankab.go.id.

Laporan tersebut disampaikan dengan menu pengaduan format: nama_No.KTP_Alamat_ pengaduan, serta melihat perkembangan COVID di Pessel .

Penulis: Kiki Julnasri | Editor: Eko Fajri