Perbaiki Tiga Saluran Irigasi di Batangkapas, Pemkab Pessel Kucurkan Miliaran Rupiah

Bupati Pessel Hendrajoni dan rombongan saat meninjau pengerjaan irigasi di Batang Kapas.
Bupati Pessel Hendrajoni dan rombongan saat meninjau pengerjaan irigasi di Batang Kapas. (Dok. Humas Pemkab Pessel)

PESSEL , KLIKPOSITIF - Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan ( Pessel ), Sumatera Barat mengucurkan anggaran Rp4,5 miliar, untuk pembangunan saluran irigasi Dwikora di Nagari Tuik IV Koto Mudiek, Kecamatan Batangkapas tahun ini.

"Pekan depan tender kegiatan akan dimulai, kemudian dilanjutkan pelaksanaan pembangunan ," kata Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni usai sosialiasasi pembangunan irigasi itu di Kecamatan Batang Kapas, Pesisir Selatan, Sabtu 27 Juni 2020.

baca juga: 8 Orang Warga di Pessel Kembali Terpapar COVID-19, Semuanya dari Lengayang

Menurut Bupati, selain irigasi Dwikora. Pada tahun ini, dua irigasi lainnya di Batangkapas, seperti Bendungan Irigasi Jalamu dan Irigasi Tanah Kareh juga segera, dalam waktu dekat.

Perbaikan jaringan irigasi Dwikora memiliki panjang 6,5 kilometer dengan kapasitas pengairan 500 hektare sawah.

baca juga: Berbeda Dari Tahun Lalu, Begini Susunan Upacara 17 Agustus Pemkab Pessel Tahun Ini

Lanjutnya, perbaikan irigasi Dwikora sendiri berawal saat dirinya berkunjung keTuik IV Koto Mudiak empat bulan lalu. Pada saat kunjungan tersebut ada berbagai masukan pembangunan dari masyarakat, salah satunya perbaikan Irigasi.

"Beranjak dari sana, saya langsung menghadap Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Mochamad Basuki Hadimuljono di Jakarta..Alhamdulillah permohonan anggaran irigasi Dwikora dikabulkan sebesar Rp4,5 miliar,"terangnya

baca juga: Karena Tiga Hal, DPRD Agenda Interpelasi Bupati Pessel

Sementara, untuk perbaikan bendung irigasi Jalamu mulai dikerjakan hari Sabtu ini, dengan memanfaatkan dana bencana alam di BPBD Pesisir Selatan, senilai Rp225 juta.

Sedangkan perbaikan irigasi Tanah Kareh, juga tahun ini dan dikerjakan dengan memanfaatkan dana Dana Alokasi Khusus (DAK), senilai Rp 300 juta.

baca juga: Wakil Ketua DPRD Pessel Sebut Penghentian Gedung Baru RSUD Painan Tidak Bisa Sepihak

Penulis: Kiki Julnasri | Editor: Eko Fajri