Ikut Geruduk Kantor Menteri Nadiem, Arist Sirait: Batalkan Aturan PPDB DKI

Arist Merdeka Sirait, Ketua Komnas PA (tengah) saat ikut berdemo di depan kantor Kemendikbud.
Arist Merdeka Sirait, Ketua Komnas PA (tengah) saat ikut berdemo di depan kantor Kemendikbud. (Suara.com)

KLIKPOSITIF - Ketua Komnas Perempuan dan Anak (Komnas PA) Arist Merdeka Sirait ikut turun berujuk rasa dan bergabung dengan ratusan orang tua murid yang menamakan diri Forum Relawan PPDB DKI 2020 di depan Kantor Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Jakarta, Senin (29/8/2020).

Arist mengaku mewakili Komnas PA mendesak Mendikbud Nadiem Makarim untuk menghentikan Proses Penerimaan Peserta Didik Baru SD/SMP/SMA di semua jalur (Zonasi, Afirmasi, Inklusi, Prestasi) yang diseleksi berdasarkan usia.

baca juga: 2020 Kecelakaan Lalulintas di Padang Pariaman Masih Tinggi, Polisi Catat 349 orang Jadi Korban

Peraturan ini dibuat oleh Dinas Pendidikan DKI Jakarta melalui Surat Keputusan Kadisdik nomor 501/2020 tentang PPDB Tahun Ajaran 2020/2021.

"Kami minta dibatalkan, ditinjau kembali, maka harus diulang kembali. Karena ini hak anak atas pendidikan , ini bukan belas kasihan. Tidak ada aturan murid baru dengan batasan usia. Undang Undang di internasional sekalipun, hanya ada di DKI Jakarta," kata Aris di Kemendikbud, Jakarta, Senin (29/6/2020).

baca juga: 142 Ribu Lebih Napi akan Terima Remisi Kemerdekaan Pada 17 Agustus

Mereka juga menilai, alasan pemerintah mengutamakan peserta didik yang lebih tua dalam seleksi PPDB untuk memberikan kesempatan lebih kepada siswa yang kurang mampu secara ekonomi tidak tepat.

"Kalau pemerintah DKI mengatakan diulang akan menambah beban, semua yang mendaftar ke negeri itu diterima semua. Supaya adil tidak ada batasan usia," ucapnya.

baca juga: Diberi Bintang Tanda Jasa, Fahri Hamzah: Saya Akan Terus Mengkritik

Oleh sebab itu, mereka menuntut Nadiem mengevaluasi PPDB DKI Jakarta 2020 yang diskriminatif, bertentangan dengan Permendikbud No 44 tahun 2019.

Untuk diketahui, Pemprov DKI Jakarta telah membuka PPDB tahun ajaran 2020/2021 mulai Kamis (11/6/2020). Seluruh tahapan dan prosesnya dilakukan secara daring atau online.

baca juga: Syarat Pilkada, Legislator Usul Anggota Parlemen Tidak Perlu Mundur

Tata cara dan prosesnya ini diatur dalam Surat Keputusan (SK) yang diterbitkan Dinas Pendidikan (Disdik) nomor 501/2020 tentang PPDB Tahun Ajaran 2020/2021.

Berikut timeline PPDB 2020/2021:

Sosialisasi Internal: 14 Mei - 18 Mei 2020

Sosialisasi Eksternal: 18 Mei - 20 Mei 2020

Pra-pendaftaran: 11 Juni - 14 Juni 2020

Pendaftaran Online: 15 Juni - 9 Juli 2020

Masa Perkenalan Lingkungan Sekolah : 11 Juli

Hari Pertama Sekolah : 13 Juli 2020

Sumber: Suara.com

Editor: Eko Fajri