Mulai Juli, Dinas Perdagangan Padang Berlakukan E-Retribusi

Kepala Dinas Perdagangan Kota Padang, Andre Algamar
Kepala Dinas Perdagangan Kota Padang, Andre Algamar (Halbert Caniago)

PADANG , KLIKPOSITIF -- Dinas Perdagangan Kota Padang akan melakukan pungutan retribusi di Pasar Raya Padang menggunakan E-retribusi yang akan dimulai pada 1 Juli 2020 mendatang.

"E-retribusi ini kami berlakukan untuk meminimalisir kebocoran, sehingga Pendapatan Asli Daerah (PAD) meningkat," kata Kepala Dinas Perdagangan Kota Padang , Andre Algamar.

baca juga: Pemko Padang Targetkan Pertumbuham Ekonomi Tak Minus

Ia mengatakan, dengan memberlakukan E-retribusi, maka akan mengurangi pengeluaran untuk mencetak karcis sebanyak Rp75 juta per tahun. "Skemanya nanti kita tidak menggunakan karcis lagi, tetapi Electronik Data Capture (EDC) yang disediakan oleh bank," katanya.

Dengan begitu, pengeluaran untuk mencetak karcis tidak ada lagi. Sehingga pihaknya bisa menekan pengeluaran daerah. "Selain itu, E-retribusi ini juga untuk merapikan pendapatan dari retribusi Pasar Raya Padang . Sehingga tidak terjadi kebocoran PAD," katanya.

baca juga: Empat Pasang Muda-Mudi di Padang Diamankan di Gudang Tempat Penginapan

Pembayaran menggunakan EDC yang akan dimulai pada 1 Juli mendatang itu hanya untuk untuk retribusi harian yang dipungut dari pedagang.

"Untuk biaya sewa gedung, kami sedang membahasnya dengan Bank Indonesia untuk menggunakan Q-Ris," lanjutnya.

baca juga: Mau Ngopi dengan Tampilan Berbeda? Yuk ke Kedai Kopi Oppa Mahmud

Untuk pemungutannya, pihaknya akan meminta kode barcode Q-ris yang akan discan oleh pemilik toko untuk melakukan pembayaran sewa.

Penulis: Halbert Caniago | Editor: Ramadhani