Kementan Produksi Kalung Antivirus Corona, Said Didu: di Luar Akal Sehat

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo
Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (Net)

KLIKPOSITIF - Rencana Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo, untuk memproduksi kalung antivirus corona mendapat tanggapan dari Mantan Sekretaris BUMN, Muhammad Said Didu. Menurut Said Didu, wacana Mentan tersebut sudah di luar akal sehatnya.

Said Didu menganggap bahwa pernyataan dari institusi sebesar Kementan yang percaya bahwa kalung antivirus bisa menangkal corona adalah sebuah dagelan alias lelucon.

baca juga: Kementerian Koperasi dan UKM Janjikan Insentif UMKM Rp2,4 Juta, Cair Bulan Ini

Selain soal Mentan yang akan memproduksi kalung antivirus corona , pernyataan Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian yang menyebut bahwa Pilkada serentak akan membantu menekan penyebaran corona juga membuatnya tak habis pikir.

"Lagi berpikir keras agar akal sehat saya bisa terima dari pernyataan ini.

baca juga: Pemko Padang Klaim Telah Putus Penyebaran COVID-19 di Klaster Pasar Raya Padang

1. Mendagri: Pilkada serentak akan tekan penyebaran corona .

2. Mentan: akan produksi kaung antivirus corona .

baca juga: Jokowi Buka Masker Saat Ratas, Epidemiolog: Istana Harusnya Lebih Bijak

Silakan tunggu dagelan berikutnya," tulis Said Didu lewat Twitter-nya, Sabtu (4/7/2020).

Untuk diketahui, Mentan Syahrul Yasin Limpo mengklaim bahwa kalung antivirus yang terbuat dari bahan alami bisa menangkal virus corona .

baca juga: Agar Tepat Sasaran, DPR Minta Pemerintah Pastikan Data Karyawan Penerima Bantuan

Ia pun berencana akan memproduksi kalung antivirus corona itu secara massal pada Agustus 2020 mendatang.

Mentan Syahrul mengatakan bahwa kalung antivirus itu terbuat dari hasil ramuan yan ditemukan oleh Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbangtan) Kementan .

Bahan untuk membuat antivirus itu berasal dari tanaman eucalyptus yang selama ini dikenal untuk membuat minyak kayu putih.

"Dari 700 jenis, satu (jenis bahan) yang bisa mematikan Corona hasil lab kita, dan hasil lab ini untuk antivirus. Dan kita yakin bulan depan ini sudah dicetak, diperbanyak," kata Syahrul di Kantor Kementerian PUPR, Jakarta Selatan, Jumat (3/7/2020).

Syahrul menjelaskan kalung antivirus itu sudah melewati uji coba. Ia mengklaim, ketika digunakan selama 15 menit, antivirus itu akan bekerja membunuh 42 persen virus Corona . Sedangkan kalau sudah digunakan 30 menit akan menangkal 80 persen virus Corona .

Sumber: Suara.com

Editor: Eko Fajri