Sejak Normal Baru, Satpol PP Padang Terus Lakukan Sosialisasi di Lokasi Keramaian Hingga Penindakan

Ilustrasi
Ilustrasi (Net)

PADANG , KLIKPOSITIF -- Kehidupan normal baru di Kota Padang sudah berjalan hampir satu bulan. Terhitung sejak tanggal 13 Juni 2020 lalu, Kota Bengkoang telah melaksanakan keputusan pemerintah Provinsi itu.

Sejak diberlakukannya normal baru, banyak lokasi yang tidak melaksanakan protokoler Covid-19 sesuai dengan Peraturan Wali Kota Padang nomor 49 tahun 2020 tentang pola hidup baru.

baca juga: Kupak Rumah Warga, Seorang Pria Ditembak Polisi

Selama pelaksanaan pola hidup normal baru tersebut, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Padang telah mendatangi ratusan lokasi.

Tercatat, 200 lebih lokasi di Kota Padang telah disambangi untuk melakukan sosialisasi sekaligus penindakan terhadap masyarakat yang melanggar aturan tersebut.

baca juga: Hari Ini Pasien Sembuh COVID-19 di Pessel Bertambah 9 Orang, Positif Baru 5 Orang

Kami sudah mengamankan kerumunan di 73 lokasi, Cafe, rumah makan dan sejenisnya di 108 lokasi, spa, salon, tempat pijit di 14 lokasi, mall, swalayan dan mini market di 16 lokasi, tempat di 15 lokasi dan tempat ibadah seperti mushala dan masjid di 21 lokasi," kata Kasatpol PP Kota Padang , Alfiadi, Rabu 8 Juli 2020.

Sementara untuk di beberapa lokasi cek poin yang ada di Kota Padang , pihaknya masih terus melakukan sosialisasi sampai penindakan sesuai dengan aturan tersebut.

baca juga: Pemain Sepakati Pemotongan Gaji, Barcelona FC Terhindar dari Kebangkrutan

"Kami masih melakukan sosialisasi sekaligus penindakan terhadap masyarakat yang masih melakukan pelanggaran. Beberapa sudah kami tindak sesuai dengan aturan itu," lanjutnya.

Menurutnya, untuk sanksi yang diberikan saat ini berupa sanksi melakukan pekerjaan sosial dan belum diterapkan sanksi denda. Diketahui, untuk sanksi denda yang diterapkan dalam aturan tersebut maksimal senilai Rp250 ribu dan minimal Rp100 ribu.

baca juga: Pencarian Satu Korban Hanyut di Airpura Pessel Hingga Hari Ketiga Belum Membuahkan Hasil

Penulis: Halbert Caniago | Editor: Eko Fajri