Jalan Simpang Limau Gaduang Solsel Dibangun Tahun Ini

Ketua DPRD Solsel Zigo Rolanda dan Anggota DPRD Solsel Dapil Satu Tinjau Jalan Simpang limau Gaduang
Ketua DPRD Solsel Zigo Rolanda dan Anggota DPRD Solsel Dapil Satu Tinjau Jalan Simpang limau Gaduang (Kaka/KLIKPOSITIF)

SOLSEL , KLIKPOSITIF - Masyarakat Nagari Lubuk Gadang Timur Kecamatan Sangir, Kabupaten Solok Selatan ( Solsel ) patut berbahagia, karena anggaran pembangunan jalan Simpang Limau Gaduang, jalan utama bagi lebih kurang 30 ribu warga bagari tersebut tidak jadi terpakai untuk penanganan COVID-19.

"Informasi terakhir anggarannya tidak jadi terpakai untuk COVID-19, artinya pembangunan jalan ini bisa dilaksanakan tahun ini," kata Ketua DPRD Solsel Zigo Rolanda

baca juga: Peristiwa Pekerja Tertimbun Longsong di Tambang Emas, Ini Penyelidikan yang Dilakukan Polres Solsel

Melihat kondisi jalan yang cukup parah saat ini imbuhnya, pihaknya berharap saat pelaksanaan pembangunan jalan tersebut tidak ada kendala di lapangan.

"Sering kali persoalan pembebasan lahan menjadi kendala saat pembangunan, mengingat ruas jalan ini sudah cukup lama tidak tersentuh anggaran pembangunan, jangan sampai ada masalah saat pekerjaan dilaksanakan," katanya.

baca juga: Ilegal Mining di Solsel, Kapolres Sebut Telah Lakukan Pencegahan dan Penindakan

Ditempat yang sama Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Solsel Dharmawan Effendi mengatakan saat ini pihaknya masih menunggu daftar isian pelaksanaan anggaran (Dipa) dan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA), untuk melaksanakan tender kegiatan tersebut.

"Semua dokumen untuk tender sudah disiapkan, segera setelah DIPA-DPA turun tender pembangunan jalan Simpang Limau Gaduang dilaksanakan," katanya.

baca juga: Tim Evakuasi Masih Cari Warga Tertimbun di Tambang Emas Solok Selatan, Ini Identitasnya

Dia mengungkapkan dibidang Bina Marga ada empat kegiatan pembangunan jalan yang anggarannya dikembalikan yaitu Ruas Simpang limau Gaduang dan Koto Baru Balai Akad dengan anggaran masing-masing tiga miliar rupiah dari DAK reguler.

Sedangkan dua ruas lagi DAK afirmasi yaitu Jalan Paralayang di Kecamatan Sangir dan Jalan Karca di Kecamatan Sangir Balai Janggo.

baca juga: Ada Penambang Emas di Solsel Dikabarkan Tertimbun, Camat SBH: Tambang Sudah Ditutup Sejak 2019

Wali Nagari Lubuk Gadang Timur Kasri mengatakan karena sudah terlalu lama berharap, pihaknya menyambut baik pembangunan jalan yang menjadi akses utama masyarakatnya tersebut bisa dilaksanakan.

"Soal kendala pembebasan lahan di lapangan tidak perlu khawatir, kami bersama bamus, tokoh masyarakat dan pemuda siap mendampingi di lapangan, dan tidak akan ada kendala pembebasan lahan," katanya.

Penulis: Kamisrial | Editor: Rezka Delpiera