Polres Tanah Datar Bekuk Pencuri Emas, Uang dan HP

Wakapolres Tanah Datar menyampaikan keterangan atas kasus Curat
Wakapolres Tanah Datar menyampaikan keterangan atas kasus Curat (ist)

TANAH DATAR , KLIKPOSITIF - Polres Tanah Datar berhasil mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan (curat ) dimana pelaku berasal dari luar daerah Tanah Datar .

"Dua pelaku berhasil kita tangkap yaitu IN (47 tahun) warga Mandalajati Kota Bandung dan SF (53 tahun), warga Subang Jawa Barat. Sementara dua pelaku lainnya masuk daftar pencarian orang (DPO)," ucap Wakapolres Tanah Datar Kompol Eridal di Pagaruyung, Jumat 24 Juli 2020.

baca juga: KPU Tanah Datar Tempelkan DPT di Tempat Umum, Warga Diminta Memeriksanya

Wakapolres yang didampingi Kabag Ops Kompol Mohamad Ischak dan Kasat Reskrim AKP Purwanto, menyampaikan dua pelaku melakukan aksinya di depan Ruko Mutia Jorong Parak Jua, Nagari Baringin, Batusangkar, Jumat 10 Juli 2020 sekira pukul 13.30 WIB dengan cara mencongkel jok sepeda motor korban.

Disebutkan, para pelaku berhasil menggasak harta milik korban bernama Rukmini (54 tahun), warga Jorong Kubu Rajo, Nagari Lima Kaum, sebesar Rp65 juta berupa uang tunai Rp4 juta, emas sebanyak 30 mas, dan satu unit gawai.

baca juga: Puluhan Pengendara Masih Melanggar Saat Operasi Zebra, Ini Imbauan Polres Tanah Datar

Saat korban selesai menarik uang di Bank Nagari Parak Jua, dan diletakan dalam jok motor beserta dompet warna merah yang berisikan uang, emas dan gawai, kemudian menuju Ruko Mutia dan memarkir sepeda motornya.

Para pelaku yang sudah melakukan pengintaian sejak dari bank, langsung melakukan aksinya dengan cara mencongkel jok motor milik korban yang dan berhasil mengambil barang-barang milik korban.

baca juga: Hari Ini 11 Warga Tanah Datar Positif COVID-19, Satu Orang Meninggal Dunia

Korban baru mengetahui ketika berada di Toko Bunda Swalayan karena merasa jok motor terbuka dan melihat semua barang-barang miliknya sudah tidak ada lagi. Korban langsung membuat laporan polisi atas kejadian tersebut.

Wakapolres mengatakan dari para pelaku diamankan barang bukti berupa uang tunai Rp1 juta, dua unit sepeda motor, dua unit mobil, dan satu unit gawai. Para pelaku dijerat Pasal 363 KUH Pidana dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara. (*)

baca juga: Dukung Pembukaan Objek Wisata Baru, Dinas Parpora Tanah Datar Harapkan Hal Ini

Penulis: Irfan Taufik | Editor: Haswandi