Pemprov Sumbar Laksanakan Salat Idul Adha di Halaman Kantor Gubernur

Sekdaprov Sumbar sekaligus Ketua PHBI Drs. Alwis
Sekdaprov Sumbar sekaligus Ketua PHBI Drs. Alwis (KLIKPOSITIF/Joni Abdul Kasir)

PADANG, KLIKPOSITIF - Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) besok akan menyelenggarakan Salat Idul Adha 1441 Hijriyah meskipun tengah berada dalam pandemi COVID-19.

Ketua Panitia Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) Sumbar Drs. Alwis menyampaikan, Salat dilaksanakan di halaman kantor gubernur.

baca juga: Hari Ini Kabupaten Solok Tambah 7 Kasus Baru COVID-19, Rekor Terbanyak Selama Pandemi

Salat akan dimulai pukul 7 pagi. Jika kondisi hujan, maka gelaran akan dipindahkan ke Masjid Raya Sumatera Barat," ujarnya, saat dihubungi KLIKPOSITIF , Kamis, 30 Juli 2020.

Dilanjutkannya, pelaksanaan Idul Adha menerapkan protokol kesehatan. Jamaah membawa sajadah sendiri, pakai masker, jaga jarak, cek suhu tubuh sebelum memasuki lokasi Salat, wuduk di rumah

baca juga: Riset Baru Ungkap Terserang Flu Biasa Bisa Latih Tubuh Hadapi Covid-19

"Jika wuduk batal, kami sediakan air dibebankan titik. Air akan disiapkan di mobil BPBD Sumbar," terangnya.

Alwis menjelaskan, tema Idul Adha tahun ini adalah " Idul Adha dimasa Pandemi COVID-19 Meneguhkan Ketahanan Mental Spritual dan Kepekaan Sosial". Prof. Duski Samad bertindak sebagai katib dan H. Irsat, SIQ sebagai imam.

baca juga: Bukittinggi Tambah 1 Pasien Positif COVID-19, Total 21 Kasus

"Kami berharap warga yang ingin bergabung untuk tetap menerapkan protokol kesehatan," tukasnya.

Sementara itu Juru Bicara COVID-19 Sumbar Jasman Rizal menambahkan, posisi Kota Padang saat ini berada dalam zona orange, maka tetap waspada.

baca juga: Beda Dari Biasa, Ini Rekomendasi Lomba HUT RI 17 Agustus di Masa Pandemi

Sedangkan, terkait pelaksanaan kurban, Jasman meminta panitia mematuhi protokol kesehatan dalam proses penyembelihan dan masyarakat tidak berbondong-bondong datang ke tempat pengambilan daging kurban.

"Panitia dianjurkan menggunakan sarung tangan saat menyembelih hewan kurban. Jika memungkinkan, tak ada salahnya panitia mengantarkan langsung daging ke masyarakat sehingga tak ada penumpukan orang saat mengambil daging," imbaunya. (*)

Editor: Joni Abdul Kasir