Sudah 10 Hari di Pessel, Satu Warga Baru Diketahui Positif COVID-19 Saat Hendak Kembali ke Rantau

Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas COVID-19 Pessel, Rinaldi
Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas COVID-19 Pessel, Rinaldi (Kiki Julnasri/Klikpositif.com)

PESSEL , KLIKPOSITIF - Satu dari warga Kabupaten Pesisir Selatan ( Pessel ), Sumatera Barat dikabarkan positif COVID-19, Jumat 31 Juli 2020.

Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas COVID-19 Pessel , Rinaldi membenarkan. Hal itu, diketahuinya, setelah ada peningkatan kasus positif yang disampaikan Jubir Provinsi Sumbar.

baca juga: Hari Ini Kabupaten Solok Tambah 7 Kasus Baru COVID-19, Rekor Terbanyak Selama Pandemi

"Betul, yang bersangkutan tinggal di Purwakarta dan sudah menjadi warga Purwakarta, kemudian pulang kampung dengan mobil pribadi ke Kambang (salah satu daerah di Pessel ,"ungkapnya melalui pesan whatsapp pada KLIKPOSITIF .

Ia menjelaskan, satu kasus positif COVID dari Pessel itu, diketahui saat bersangkutan hendak balik ke Purwakarta dengan pesawat di Bandara Internasional Minangkabau (BIM).

baca juga: Riset Baru Ungkap Terserang Flu Biasa Bisa Latih Tubuh Hadapi Covid-19

"Diketahui di bandara ketika akan balik ke Jakarta rencana dengan pesawat. Di bandara rapid tes reaktif, lanjut PCR (ternyata) positif," terangnya.

Saat ini untuk menindaklanjuti kasus tersebut, menurut Rinaldi, Dinas Kesehatan setempat sedang melakukan tracking kontak dengan bersangkutan.

baca juga: Bukittinggi Tambah 1 Pasien Positif COVID-19, Total 21 Kasus

"Yang bersangkutan merupakan perempuan 49 tahun. Diketahui ia sudah 10 hari di Pessel ," tutupnya.

Diberitakan sebelumnya, Juru Bicara Gugus tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Sumbar, Jasman Rizal menyampaikan laporan sementara perkembangan penanganan Covid, Jumat pagi.

baca juga: Beda Dari Biasa, Ini Rekomendasi Lomba HUT RI 17 Agustus di Masa Pandemi

Dalam laporan tersebut disampaikan terdapat tambahan warga terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 40 orang. Salah satunya disebutkan dari Kambang, Pesisir Selatan.

Sementara dari Kota Padang ada 25 orang, Kota Sawahlunto 6 orang. Kemudian 3 orang dari Kota Solok, 3 orang dari Kabupaten Solok serta 2 orang dari Kabupaten Agam.

Penulis: Kiki Julnasri | Editor: Eko Fajri