Kisah Dosen Unand Negatif COVID-19 Meski Kontak Erat dengan Pasien Positif

Ilustrasi tes swab COVID-19.
Ilustrasi tes swab COVID-19. (KLIKPOSITIF)

KLIKPOSITIF -- Sebanyak empat orang dosen Fakultas Ekonomi (Fekon) Universitas Andalas positif COVID-19. Saat pengumuman itu disampaikan Kamis (30/7), banyak yang terkejut. Salah satunya adalah Hefrizal Handra. "Banyak telpon yang masuk ke saya paginya (Jumat), termasuk dari pak Rektor," ujarnya kepada KLIKPOSITIF , Selasa (4/8).

Semuanya ingin memberitahu ada 4 orang dosen FE yang positif COVID-19, salah seorangnya adalah teman Hefrizal Handra. Menurut Hefrizal, rekannya itu sama-sama mengajar di FE Unand . Ketika pulang mengajar, mereka sering barengan dalam satu mobil karena arah rumah yang sama.

baca juga: Lagi, Agam Tambah 26 Pasien Total 465 Warga Terjangkit

"Terakhir kontak pada Rabu atau sehari sebelum dia dinyatakan positif COVID-19," ujarnya. Kontak yang dilakukan adalah berada dalam satu mobil pergi melayat.

Pada Sabtu (1/8), Hefrizal dan sejumlah dosen lainnya melakukan tes swab. Hasilnya diketahui besoknya. "Alhamdulillah, hasil pemeriksaan swab saya negatif," ujarnya. Hefrizal menduga, hasil negatif yang didapatnya karena ia patuh protokol kesehatan yang dianjurkan pemerintah.

baca juga: Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Ajak Karang Taruna Luki Sosialisasikan Adaptasi Kebiasaan Baru

Menurutnya, bertemu dengan siapapun, termasuk saat satu mobil pergi melayat bersama rekannya itu, ia tetap memakai masker. Ia hanya melepas masker ketika sedang sendirian di ruang kerja.

Lanjutnya, ia pernah bercerita dengan Dr Andani (Kepala Laboratorium Diagnostik dan Riset Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran Unand ) tentang banyak pasien COVID-19 tanpa gejala.

baca juga: Gubernur Sumbar: UMKM dan Pariwisata Harus Bergerak Walaupun Pandemi COVID-19

Menurut Dr Andani, dikutip Hefrizal, jika dilakukan tes secara random di Sumbar, akan ditemukan 5 persen yang positif dari 1.000 sampel. Tapi mereka tanpa gejala.

Oleh karena itu, ia berpesan kepada masyarakat untuk selalu menggunakan masker bertemu dengan siapapun. Ini untuk melindungi diri dari banyaknya orang-orang yang terinfeksi COVID-19 tapi tidak menunjukkan gejala.

baca juga: Anggota Terpapar COVID-19, KPU Sumbar: Itu Tak Hambat Tahapan Pilkada

Hefrizal sendiri tidak mengetahui bagaimana temannya itu bisa positif. Bahkan, sebutnya, saat temannya menjalani isolasi, tanpa ada keluhan kesehatan.

Sebelumnya, Rektor Unand , Yuliandri mengemukakan, temuan kasus positif COVID-19 di Unand bermula dari perjalanan dosen ke luar daerah. Sepulang dari perjalanan, dosen menjalani tes swab. Empat dosen terkonfirmasi terinfeksi COVID-19 usai hasil pemeriksaan dikeluarkan oleh Labor Unand . (*)

Editor: Pundi F Akbar