Fraksi Demokrat DPRD Payakumbuh Tolak Wacana Pembangunan Masjid Agung di Pakan Sinayan

Rapat Paripurna DPRD Kota Payakumbuh tentang pembangunan masjid Agung Kota Payakumbuh Secara Multi Year di Ruang Sidang Rapat Paripurna DPRD, Selasa (4/8).
Rapat Paripurna DPRD Kota Payakumbuh tentang pembangunan masjid Agung Kota Payakumbuh Secara Multi Year di Ruang Sidang Rapat Paripurna DPRD, Selasa (4/8). (Ist)

PAYAKUMBUH , KLIKPOSITIF - Fraksi Partai Demokrat DPRD Kota Payakumbuh menolak rencana pemerintah daerah setempat yang ingin membangun Masjid Agung di Pakan Sinayan Kecamatan Payakumbuh Barat.

Juru bicara fraksi Partai Demokrat DPRD Kota Payakumbuh , Fahlevi Mazni menyampaikan, lokasi pembangunan Masjid Agung Payakumbuh harusnya di pusat kota atau tepatnya di eks Kantor Bupati Lima Puluh Kota.

baca juga: Dari 2015 Sampai 2019 Payakumbuh Terima Lima Penghargaan WTP Secara Beruntun

Dia meminta Pemko Payakumbuh untuk menyelesaikan masalah aset dengan Pemkab Lima Puluh Kota.

"Kalau dibangun di area kantor bupati lama kan tidak mengeluarkan biaya pembebasan lahan lagi dan anggarannya bisa dimanfaatkan untuk belanja lainnya bagi kepentingan daerah," kata Fahlevi Mazni pada rapat Paripurna DPRD Kota Payakumbuh tentang pembangunan masjid Agung Kota Payakumbuh Secara Multi Year di Ruang Sidang Rapat Paripurna DPRD, Selasa (4/8).

baca juga: Rekonstruksi Pengeroyokan di Payakumbuh, Pelaku Jebak Korban Menggunakan Akun Facebook Pacar

Berbeda dengan itu, Fraksi Partai Golkar melalui juru bicaranya, Maharnis Zul menyampaikan, pelaksanaan pembangunan Mesjid Agung Payakumbuh dengan penganggaran multiyear atau tahun jamak harus didukunga, meski demikian ada beberapa catatan yang disampaikan.

"Kami juga berharap pelaksanaannya selesai disaat dengan periode wali kota yang juga berakhir pada 2022 mendatang dan ini sesuai dengan ketentuan yang berlaku," katanya.

baca juga: Pemko Payakumbuh Lengkapi Standarisasi Sentra IKM Rendang dengan Sertifikasi Nasional dan Internasional

Juru bicara Fraksi PPP, Edward DF berharap, Masjid Agung yang nantinya dibangun tidak hanya menjadi ikon Kota Payakumbuh dan islamic centre saja tapi juga jadi sarana generasi muda beriman dan bertakwa dengan balutan Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah.

"Di samping juga secara ekonomis, keberadaan Mesjid Agung dapat meningkatkan destinasi wisata yang terintegrasi dengan objek wisata Ngalau Indah dan Batang Agam," paparnya.

baca juga: Kabar Gembira, THL Pemko Payakumbuh Akan Terima BLT Subsidi Gaji

Diakhir Rapat Paripurna, Sekretaris Dewan DPRD Payakumbuh , Elvi Jaya menyebut, Rapat Paripurna Penandatanganan Persetujuan Nota KUA PPAS TA 2021 dan Persetujuan Nota Kesepakatan Pembangunan Mesjid Agung Secara Multiyear akan dilakukan Rabu (5/8) besok.

"Besok, rapat langsung dilanjutkan dengan Nota Penjelasan Wako Terhadap KUPA PPAS TA 2020," pungkasnya. (*)

Editor: Taufik Hidayat