Payakumbuh Dinilai Sukses Integrasikan SPBE, Riza Didapuk Sebagai Narasumber Oleh BPK RI Sumbar

Wali Kota Payakumbuh Riza Falepi saat didapuk sebagai narasumber oleh BPK RI Perwakilan Sumbar, Selasa (4/8).
Wali Kota Payakumbuh Riza Falepi saat didapuk sebagai narasumber oleh BPK RI Perwakilan Sumbar, Selasa (4/8). (Ist)

PAYAKUMBUH , KLIKPOSITIF - Dinilai sebagai salah satu kepala daerah yang sukses mengintegrasikan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) di lingkungan pemerintahan, Wali Kota Payakumbuh Riza Falepi didapuk sebagai narasumber oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Sumbar, Selasa (4/8).

Pada kegiatan yang berlangsung secara daring tersebut, Riza mengatakan, sesuai Peraturan Presiden nomor 95 Tahun 2018 Pemko Payakumbuh melalui Dinas Komunikasi dan Informatika telah melahirkan dan mengembangkan berbagai aplikasi untuk layanan internal Pemerintah seperti E-Kinerja, E-SPPD dan sebagainya.

baca juga: Terungkap, Ini Motif Pelaku Pembunuh Nenek di Payakumbuh

"Contohnya saja, dengan adanya aplikasi E-Kinerja ini pembayaran Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) yang diberikan kepada ASN sesuai dengan kinerjanya tanpa ada kecurangan," papar Riza Falepi .

Ia mengatakan, selain untuk internal Pemko Payakumbuh , pihaknya juga menghadirkan berbagai aplikasi untuk kemudahan layanan publik bagi masyarakat Kota Payakumbuh .

baca juga: Dicokok Polisi, Tersangka Pembunuh Nenek di Payakumbuh Ternyata Orang Dekat Korban

"Untuk diketahui, pengelolaan IT di Mall Pelayanan Publik (MPP) Kota Payakumbuh kita menjadi reverensi di Sumbar," ungkap Wako Riza Falepi .

Selain itu, Pemko Payakumbuh juga telah menciptakan aplikasi SIPADUKO untuk memudahkan masyarakat berobat ke Puskesmas, SAGOPAY untuk pembayaran PDAM, UDAKOPAY untuk update data Kota Payakumbuh .

baca juga: Nenek di Payakumbuh Ditemukan Meninggal Dunia di Dalam Warungnya, Polisi: Ada Luka Tusuk di Tubuh Korban

"Sampai saat ini kita sudah mengembangkan 16 aplikasi sendiri, aplikasi pemerintah pusat dan pengembangan eksternal 27 aplikasi serta 27 website perangkat daerah," ucapnya.

Sebagai daerah yang minim anggaran, Riza Falepi mengatakan, pihaknya tetap berupaya mengembangkan IT. Upaya tersebut dibarengi tekad dan kemauan kuat bersama untuk menciptakan pemerintahan yang bersih dan transparan.

baca juga: BNNK Payakumbuh Lakukan Tes Urine di Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Agam

"Prinsipnya, pengembangan IT di Payakumbuh walaupun miskin anggaran tapi kaya fungsi," pungkas Riza. (*)

Editor: Taufik Hidayat