Diduga Hendak Pesta Sabu, Polisi Ringkus Tiga Orang di Padang Pariaman

PARIAMAN, KLIKPOSITIF - Dua pria dan satu wanita ditangkap oleh polisi karena terlibat penyalahgunaan narkotika jenis sabu di wilayah hukum Polres Kota Pariaman, pada kawasan Sungai Limau, Padang Pariaman , Sumbar, pukul 17.30 WIB, Rabu (5/8/2020).

Kapolres Kota Pariaman AKBP Deny Rendra Laksmana, mengatakan, penangkapan dilakukan oleh tim Satresnarkoba Polres bersama tim Polsek Sungai Limau.

baca juga: Polisi Masih Dalami Kasus Penyegelan Rumah Wabup Solok

"Pelaku ada tiga orang, masing-masing dengan inisiasi REP (40) warga Agam, IDE (36) warga Sungai Limau dan perempuan inisial DN (32) warga Batang Gasan. Dalam kuasa pelaku juga kami amankan barang bukti sabu," ungkap AKBP Deny Rendra Laksmana, Kamis 6 Agustus 2020.

AKBP Deny juga menuturkan, kronologi penangkapan para pelaku berawal dari informan bahwa di rumah pelaku dengan inisial REP sering dijadikan tempat pesta sabu.

baca juga: Pastikan Penegakan Hukum Tidak Pandang Bulu, LPSK Desak Presiden Turun Tangan di Kasus Djoko Tjandra

"Usai mendapatkan informasi tersebut tim langsung melakukan penyelidikan untuk memastikan perkara itu. Nah sekitar pukul 17.00 WIB tim sampai di lokasi," sebut Kapolres itu.

Dikatakannya, sampai di lokasi tim langsung melakukan pengrebekan di rumah tempat para pelaku berada. Alhasil para pelaku terciduk hendak pesta sabu.

baca juga: Pilkada di Tengah Pandemi COVID-19, Dampaknya pada Partisipasi Pemilih

"Ketiganya diamankan di lokasi dan dilakukan pengembangan serta mengamankan barang bukti berupa 5 paket sabu. Usai itu pelaku kami bawa ke markas untuk pengembangan lebih lanjut," sebut AKBP Deny.

Saat ini ketiga pelaku berada di Mapolres Kota Pariaman untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

baca juga: Polres Dharmasraya Gagalkan Peredaran 20 Paket Sabu

AKBP Deny Rendra juga menuturkan pihaknya tidak segan-segan menindaki perkara narkotika. "Tidak ada toleran pada kasus ini, perihal narkoba bisa menghancurkan generasi bangsa ini," ulasnya.

Penulis: Rehasa | Editor: Eko Fajri