Respon Wali Kota Padang Terhadap Video Viral Diprotes Emak-emak Pedagang

Wali Kota Padang Mahyeldi
Wali Kota Padang Mahyeldi (Klikpositif/Haikal)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Video Wali Kota Padang Mahyeldi diprotes pedagang di kawasan Jalan Samudera atau lebih dikenal dengan sebutan Tepi Laut (Taplau).

Dalam video yang beredar luas di media sosial terutama WhatsApp Group (WAG) tersebut terlihat Wali Kota Padang Mahyeldi dimaki-maki oleh pedagang perempuan dengan kata-kata yang tidak pantas.

baca juga: Polres Dharmasraya Gagalkan Peredaran 20 Paket Sabu

Wali Kota Padang Mahyeldi menganggap hal tersebut sebuah hal yang biasa. Menurutnya, itu merupakan konsekwensi menjadi Wali Kota Padang .

"Semua respon-respon masyarakat kita nikmati, dan kemudian kita bersyukur atas semua yang kita lakukan, memang semua yang kita lakukan itu tidak semua bisa diterima masyarakat secara baik," katanya usai Rapat Paripurna Istimewa HUT Kota Padang ke 351 di DPRD Kota Padang.

baca juga: Pilkada Serentak Disepakati Tetap 9 Desember 2020, DPR Minta KPU Segera Revisi PKPU

Mahyeldi menambahkan, ia sama sekali tidak marah atas respon para pedagang tersebut dan tidak akan melanjutkan ke proses hukum.

"Kurang bijak jika kita melakukan (melapor ke polisi) hal seperti itu. Saya kira itu, kita Pemerintah Kota Padang, akan memberikan hal yang terbaik terhadap masyarakat," ujarnya.

baca juga: Cawagub Audy Joinaldi Hadiri Deklarasi dan Dukungan Irama Sumbar Wilayah I

Mahyeldi tidak merinci apa pemicu sehingga pedagang berkata yang tidak pantas kepadanya. "Pemicunya, itu biasa dan kita bertemu lalu kita sampaikan macam-macam. Kronologisnya itulah hasilnya (video)," pungkasnya kemudian.

Terpisah, Kasatpol PP Kota Padang Alfiadi mengatakan, peristiwa tersebut terjadi kemarin, Kamis (7/8/2020). "Kawan-kawan mungkin sudah tau jam berapanya, sekitar sore-sore hari, biasa pak Wali Kota memonitor wilayahnya," katanya.

baca juga: Rakor Bawaslu Solsel Tentang Pengawasan Pilkada Hasilkan 5 Poin Komitmen

Editor: Muhammad Haikal