Kapan SMA di Payakumbuh, Lima Puluh Kota, dan Tanah Datar Kembali Dibuka, Ini Jawaban Kacabdin Wilayah 4 Sumbar

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Empat Sumatera Barat, Asricun.
Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Empat Sumatera Barat, Asricun. (Ade Suhendra/KLIKPOSITIF)

PAYAKUMBUH , KLIKPOSITIF - Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Empat Sumatera Barat, Asricun mengungkapkan, pihaknya terus menjalin komunikasi dengan jajaran kepala dinas di tiga daerah, yaitu Kota Payakumbuh , Kabupaten Lima Puluh Kota , dan Tanah Datar untuk mendiskusikan rencana pelaksanaan sekolah tatap muka pada di masing-masing Sekolah Menengah Atas ( SMA ) atau sederajat pada tiga daerah yang masuk dalam wilayah kerjanya tersebut.

Meski secara prinsip pembelajaran tatap muka pada kondisi khusus sudah diizinkan oleh Mndikbud tapi sesuai denagn arahan Dinas Pendidikan Provinsi Sumbar, pihaknya akan mengikuti keputusan masing-masing kepala daerah.

baca juga: Dari 2015 Sampai 2019 Payakumbuh Terima Lima Penghargaan WTP Secara Beruntun

"Proses belajar mengajar dengan cara tatap muka di sekolah akan kami lakukan kembali apabila sudah ada surat dari kepala daerah," kata Asricun, Senin (10/8).

Dikatakannya, diantara yang mungkin dilakukan adalah mengkombinasikan belajar tatap muka dengan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ), baik melalui dalam jaringan (daring) ataupun luar jaringan (luring).

baca juga: Pengurus LKAAM Limo Kaum Dikukuhkan, Plt Bupati Tanah Datar Ingatkan Hal Ini

"Karena isi satu kelas itu kan maksimal 18 orang, maka pengaturan shift untuk setiap tingkat kelas yang pengaturan ditetapkan oleh satuan pendidikan," sebutnya.

Untuk sekolah-sekolah tingkat SMA sederajat di wilayah kerjanya, Asricun menilai bahwa prasarana minimal yang dibutuhkan untuk protokol kesehatan COVID-19 sudah terpenuhi.

baca juga: Operasi Pekat, Satreskrim Polres Lima Puluh Kota Amankan Tersangka Judi Koa

"Ya diperlukan lagi itu adalah penyegaran kepada guru oleh dinas kesehatan tentang penanganan COVID-19. Ini akan segera dilakukan apabila pembelajaran tatap muka dilaksanakan," kata dia.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Lareh Sago Halaban Arizon mengatakan sekolahnya sudah menyiapkan segala sesuatu hal yang dibutuhkan apabila nantinya dilaksanakan pembelajaran tatap muka.

baca juga: Pemko Payakumbuh Lengkapi Standarisasi Sentra IKM Rendang dengan Sertifikasi Nasional dan Internasional

"Kami sudah menyiapkan alat untuk pengecekan suhu tempat cuci tangan dan lainnya sudah disiapkan. InsyaAllah kami siap apabila telah diputuskan pembelajaran tatap muka," kata dia. (*)

Editor: Taufik Hidayat