Tak Hanya Indra Catri, Sekda Agam Martias Wanto Juga Ditetapkan sebagai Tersangka

Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Satake Bayu
Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Satake Bayu (Klikpositif/Haikal)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Satake Bayu mengatakan, selain menetapkan Bupati Agam Indra Catri sebagai tersangka, pihaknya juga menetapkan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Agam Martias Wanto tersangka ujaran kebencian dan pencemaran nama baik.

Kasus dugaan ujaran kebencian dan pencemaran nama baik dilakukan Indra Catri dan Martias Wanto diduga dilakukan terhadap anggota DPR RI Mulyadi melalui akun facebook palsu bernama Mar Yanto.

baca juga: Enam Pelaku Pengedar Jaringan Narkotika Internasional Dibekuk Polda Sumbar

Penetapan tersangka setelah dilakukan gelar perkara di Bareskrim Mabes Polri, serta melakukan penyidikan dan mengambil keterangan saksi ahli dan labfor forensik ditemukan tersangka baru

"Penetapan tersangka Martias Wanto berdasarkan berdasarkan surat tap/32/VII/Reg 2.5/2020 /Ditreskrimsus tanggal 10 Agustus 2020," katanya di Mapolda Sumbar, Selasa (11/8/2020).

baca juga: Update COVID-19 di Agam Hari Ini, Dua Positif dan 13 Pasien Dinyatakan Sembuh

Seperti diberitakan KLIKPOSITIF sebelumnya, Polda menetapkan Bupati Agam Indra Catri sebagai tersangka baru dalam kasus dugaan ujaran kebencian dan pencemaran nama baik terhadap anggota DPR RI Mulyadi melalui akun facebook palsu bernama Mar Yanto.

Penetapan tersangka, setelah melakukan penyidikan dan mengambil keterangan saksi ahli dan labfor forensik ditemukan tersangka baru.

baca juga: Nenek 75 Tahun Ditemukan Meninggal di Jalan Nipah Padang

"Setelah dilakukan pengembangan keduanya ditetapkan sebagai tersangka tambahan berdasarkan surat tap/33/VII/Reg 2.5/2020 /Ditreskrimsus tanggal 10 Agustus 2020," kata Satake Bayu.

Sebelumnya, Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) juga telah melakukan upaya paksa berupa penangkapan terhadap tiga orang. Penangkapan tersebut merupakan hasil pengembangan dari penyidik atas laporan pencemaran nama baik anggota DPR-RI Mulyadi.

baca juga: Ini 8 Tragedi yang Pernah Tercatat di Kalibata City

"Pelaku masing-masing berinisial Rb, RZ dan ERI. Dua ditangkap di Agam dan satu di Padang, ditangkap hari ini," katanya saat dihubungi KLIKPOSITIF , Rabu (17/6/2020) lalu.

Satake menambahkan, ia belum bisa menyebutkan peran para pelaku dalam pencemaran nama baik. "Sementara informasi awal itulah, yang lengkap nanti akan kita rilis. Ini kan baru ditangkap selanjutnya akan diperiksa lebih mendalam," ujarnya.

Editor: Muhammad Haikal