RS Bhayangkara Padang Tutup Layanan Untuk Umum, Kabid Humas: Ada Personel dan PNS yang Positif COVID-19

Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Satake Bayu
Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Satake Bayu (Humas Polda Sumbar)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Satake Bayu mengatakan, terkait adanya sejumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang positif di Rumah Sakit Bhayangkara Padang, pihaknya mengambil langkah untuk tidak menerima pelayanan umum.

"Berkaitan dengan ditemukannya personel atau PNS Polri positif Corona, jadi Rumah Sakit Bhayangkara ditutup untuk umum," katanya di Mapolda Sumbar, Rabu (12/8/2020).

baca juga: Enam Pelaku Pengedar Jaringan Narkotika Internasional Dibekuk Polda Sumbar

Namun, untuk pelayanan kepada keluarga polisi dan personel di Rumah Sakit Bhayangkara tetap berjalan. Seperti pelayanan rapid tes dan swab ataupun berkaitan dengan kesehatan tahanan.

Ia berharap pelayanan di Rumah Sakit Bhayangkara Padang bisa kembali normal seperti biasa. "Secepatnya harapan kami bisa normal kembali, dan yang positif segera sembuh," ujarnya.

baca juga: Polda Sumbar Ringkus Kurir Ganja Lintas Provinsi, 110 Kilogram BB Disita

Diketahui, yang positif terdiri dari PNS berstatus perawat medis sebanyak dua orang, PNS non medis empat orang. Selain itu, juga ada dua orang lainnya dari keluarga personel diisolasi di Rumah Saki Bhayangkara Padang tersebut. Kemudian, dua personel Polda Sumbar juga dinyatakan positif. Mereka saat ini menjalani isolasi di lokasi yang disediakan Pemerintah Provinsi Sumbar.

Ia menyebutkan, seorang PNS juga telah dinyatakan meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) M Djamil Padang. PNS 43 tahun itu meninggal setelah terpapar corona. Meskipun demikian, yang bersangkutan memiliki penyakit penyerta, yaitu tipes.

baca juga: Polda Sumbar Terbitkan SP3 Kasus Pemalsuan Sumber Air Minum Merek SMS

"Yang meninggal bekerja sebagai PNS di Bidang Propam, hari ini pukul 11.30 WIB di M Djamil Padang. Yang bersangkutan juga sempat dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara," tuturnya.

Editor: Muhammad Haikal