Kasus COVID-19 Melonjak di Bukittinggi, Pemprov Diminta Aktifkan Pusdiklat Baso

Ilustrasi
Ilustrasi (KLIKPOSITIF/Hatta Rizal)

BUKITTINGGI , KLIKPOSITIF --Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Bukittinggi Vera Maya Sari menyebut, ada tambahan 5 pasien COVID-19 di Bukittinggi . Tambahan ini terdengar mengejutkan sebab sebelumnya Bukittinggi sempat mencatat zero kasus lebih dari sebulan.

"Hari ini kita tambah 5 pasien, totalnya dari awal penularan menjadi 31 kasus, ini termasuk yang tidak berKTP Bukittinggi namun dinyatakan positif disini,"sebut Vera saat dikonfirmasi KLIKPOSITIF , Kamis 13 Agustus 2020.

baca juga: Fadli Zon Sebut Pilkada Perlu Ditunda Demi Keselamatan Bersama

Dari jumlah 31 pasien, 1 meninggal dunia, 20 sudah sembuh dan kekinian pasien tambahan itu menjalani isolasi mandiri di rumah.

"Kita minta Provinsi membuka pusat karantina lagi, yang di Padang Besi sudah penuh. Kita beresiko tinggi jika karantina di rumah, karena rumah-rumah itu berada di pemukiman padat,"kata Vera.

baca juga: KPU Sumbar Akan Lakukan Pleno Tertutup saat Penetapan Calon

Dengan penuhnya pusat karantina, Vera mengatakan ia telah menyurati Provinsi untuk membuka pusat karantina di Pusdiklat Baso.

Dengan bertambahnya kasus, warga diminta betul-betul menjalani protokol kesehatan yang ketat agar terhindar dari penularan virus corona .

baca juga: KPU Sumbar Berencana Atur Waktu Pemilih untuk Datang ke TPS

Penulis: Hatta Rizal | Editor: Eko Fajri