Hasil Pengawasan Coklit Bawaslu Lima Puluh Kota, Ratusan Pemilih Pemula Tak Terdaftar di Daftar Pemilih

Anggota Bawaslu Kabupaten Lima Puluh Kota, Ismet Aljannata (tengah).
Anggota Bawaslu Kabupaten Lima Puluh Kota, Ismet Aljannata (tengah). (Ist)

LIMA PULUH KOTA , KLIKPOSITIF - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Lima Puluh Kota menemukan ratusan pemilih pemula di daerah tersebut yang tidak terdaftar dalam daftar pemilih berdasarkan dokumen Model A-KWK untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020.

Proses Coklit untuk Pilkada 2020 sendiri memasuki hari terakhir, Kamis (13/8) ini dan selama proses tersebut, jajaran Bawaslu Kabupaten Lima Puluh Kota yang melakukan pengawasan mendapati sejumlah temuan.

baca juga: Audy Joinaldy Silaturahmi ke Rumah Ismael Koto, Saling Bertukar Pikiran Jelang Pilkada 2020

"Dari hasil pengawasan Coklit ditemukan 488 pemilih pemula yang belum masuk namanya di A-KWK. Itu tersebar di seluruh kecamatan," kata Anggota Bawaslu Kabupaten Lima Puluh Kota , Ismet Aljannata, Kamis (13/8).

Tidak hanya itu, jajaran Bawaslu Kabupaten Lima Puluh Kota juga menemukan lebih dari 1.000 pemilih yang sudah dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS) pada Pemilu 2019 namun masih masuk dalam A-KWK.

baca juga: Operasi Pekat, Satreskrim Polres Lima Puluh Kota Amankan Tersangka Judi Koa

"Mereka ini TMS karena meninggal dunia ataupun pindah domisili tapi masih masuk dalam A-KWK dan datanya kita kirim ke KPU agar ini dicoret dalam masa Coklit," tambahnya.

Temuan lain Bawaslu selama proses Coklit adalah ditemukannya sebanyak 16 Kepala Keluarga (KK) yang TPS-nya terpisah. Kemudian ada 6 orang yang sudah menikah tapi belum berumur 17 tahun dan mereka tidak masuk dalam A-KWK.

baca juga: PKS Belum Tentukan Nama untuk PAW di DPRD Sumbar

"Semua nama-nama tersebut telah kita sampaikan ke KPU dan kita menunggu tindak lanjutnya," jelas mantan Ketua KPU Kabupaten Lima Puluh Kota itu.

Dikatakannya, Bawaslu Kabupaten Lima Puluh Kota terus berkoordinasi dengan KPU selaku pelaksana teknis di lapangan.

baca juga: Sempat Tersendat Akibat Longsor, Jalur Sumbar Riau Kini Sudah Lancar

"Kemarin (Rabu, 12/8) kita koordinasi, KPU menyatakan bahwa hari ini (Kamis, 13/8) mereka akan berkumpul denan seluruh PPK dan PPS utnuk menindaklanjuti saran yang telah kita berikan selama proses Coklit," pungkas Ismet. (*)

Editor: Taufik Hidayat