Sijunjung dan Agam Paling Rawan Netralitas ASN di Pilkada Sumbar 2020

Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sumatera Barat (Sumbar) Surya Efitrimen
Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sumatera Barat (Sumbar) Surya Efitrimen (KLIKPOSITIF/Joni Abdul Kasir)

PADANG, KLIKPOSITIF - Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sumatera Barat (Sumbar) Surya Efitrimen menyampaikan, Kabupaten Sijunjung dan Agam masuk 10 besar daerah dengan Indeks Kerawanan Pilkada (IKP) Pilkada 2020 untuk kategori kerawanan netralitas Aparatur Sipil Negara ( ASN ).

Berdasarkan data IKP yang dirilis oleh Bawaslu RI, ada 10 daerah di Indonesia yang memiliki tingkat kerawanan paling tinggi ketidaknetralan ASN . Sijunjung dan Agam dua daerah di Sumbar yang harus diwaspadai.

baca juga: 8 Unit Bangunan Habis Terbakar di Dekat Pasar Maninjau Agam

Sementara untuk delapan daerah lainnya, Kota Makassar, Kabupaten Lamongan, Kota Sungai Penuh, Kabupaten Mamuju, Kabupaten Klaten, Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Kepulauan Aru dan Kabupaten Manokwari Selatan.

"Penilaian daerah paling rawan tidak netral itu berdasarkan IKP yang dikeluarkan Bawaslu RI dan dua daerah diantaranya ada di Sumbar," kata Surya Efitrimen, Kamis (13/8).

baca juga: Tambah 27 Pasien, Kasus COVID-19 di Agam Tembus 400-an

Untuk itu, Bawaslu Sumbar berkomitmen akan tetap melaksanakan pengawasan dengan semaksimal mungkin, termasuk pencegahan dan pengawasan terhadap netralitas ASN dalam pilkada 2020 di Sumbar.

Jika ditemukan pelanggaran terkait netralitas, Bawaslu akan menindak sesuai peraturan yang berlaku. Kemudian jika terbukti maka akan direkomendasikan kepada Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).

baca juga: Wali Nagari: Ampang Gadang Berstatus Zona Merah COVID-19

Terkait pemetaan khusus untuk pengawasan netralitas ASN , Surya Efitrimen mengatakan penanganan dan pengawasan akan tetap sama seperti pengawasan daerah di Sumbar lainnya.

"Penilaian konstelasi di dua daerah itu berbeda dengan daerah lain, tetapi pengawasan tetap sama soal netralitas sebab semua daerah punya ASN ," sambungnya.

baca juga: Kasus Positif COVID-19 di Agam dan Bukittinggi Terus Bertambah

Menurutnya memang di daerah Agam dan Sijunjung selalu ditemui pelanggaran netralitas ASN seperti di Pemilu tahun 2019 dan Pilkada sebelumnya. Dari data yang dimiliki daerah itu dinilai rawan pelanggaran netralitas ASN .

"Kemaren terakhir juga masuk pelanggaran dari Sijunjung , sudah kita teruskan ke KASN," katanya.

Pada tahapan Pilkada 2020 ini juga sudah tercatat pelanggaran di daerah Sijunjung sebanyak 3 ASN dan 1 di Kabupaten Agam . Secara keseluruhan, dia mengatakan selama tahapan pilkada yang sudah berjalan Bawaslu mencatat ada 19 Kasus terkait netralitas ASN di Sumbar dan sudah ada yang mendapatkan sanksi dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).

Editor: Joni Abdul Kasir