Jumlah Pelanggan Dekati 32 Ribu, Wako Minta Pengelolaan PDAM Payakumbuh Lebih Profesional

Wali Kota Payakumbuh, Riza Falepi (kiri).
Wali Kota Payakumbuh, Riza Falepi (kiri). (KLIKPOSITIF/Taufik Hidayat)

PAYAKUMBUH , KLIKPOSITIF - Wali Kota Payakumbuh Riza Falepi meminta jajaran direksi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Sago Kota Payakumbuh untuk bisa mengelola perusahaan daerah tersebut dengan lebih profesional. Jumlah pelanggan yang sudah mendekati 32 ribu menjadi pengingat bagi jajaran direksi untuk bertransformasi.

"Sistem yang selama ini lebih kekeluargaan harus menjadi lebih profesional. Semuanya harus lebih profesional," katanya, Kamis (13/8).

baca juga: Terungkap, Ini Motif Pelaku Pembunuh Nenek di Payakumbuh

Dia menyebut, PDAM Tirta Sago Payakumbuh segera bekerja dan memberikan pelayanan yang berbasis IT. Bahkan perekrutan pun nantinya harus disesuaikan dengan kebutuhan dan sesuai dengan keahlian yang diminta.

"Jangan ada lagi titipan-titipan. Rekrut yang memang sesuai dengan ahlinya, bahkan karyawan yang direkrut minimal harus D3 atau S1," sambungnya.

baca juga: Dicokok Polisi, Tersangka Pembunuh Nenek di Payakumbuh Ternyata Orang Dekat Korban

Untuk pendapatan, dirinya memberi target agar PDAM tidak lagi merugi sembari membenahi kekurangan dan permasalahan yang ada.

"Selama ini belum ada yang merugi. Kalau nantinya rugi, berarti ada kesalahan dari manajemen ini," ujarnya.

baca juga: Nenek di Payakumbuh Ditemukan Meninggal Dunia di Dalam Warungnya, Polisi: Ada Luka Tusuk di Tubuh Korban

Riza juga meminta agar direksi dan manajemen untuk menargetkan cadangan air sampai 50 tahun ke depan.

Sementara itu, Direktur Utama PDAM Tirta Sago Payakumbuh , Khairul Ikhwan mengatakan pihaknya memang menargetkan dapat membenahi persoalan yang ada di instansi yang dipimpinnya saat ini.

baca juga: BNNK Payakumbuh Lakukan Tes Urine di Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Agam

"Kami akan bersinergis secara internal, sampai dengan dewan pengawas untuk bisa menyelesaikan masalah-masalah yang ada. Termasuk kepada pelanggan dan pemangku kepentingan lainnya," katanya.

Ia mengatakan pekerjaan rumah terberat saat ini adalah sumber air dan retribusi kepada pelanggan. Sebab, saat ini rata-rata lama hidup air di Payakumbuh hanya delapan hingga sepuluh jam.

"Target kami itu air itu mengalir dengan kekuatan atau tekanan air yang kuat ke tempat-tempat pelanggan dan waktu hidupnya mencapai 20 jam," ujarnya. (*)

Editor: Taufik Hidayat