Terkait PAN, Fauzan Haviz Kirim Peringatan ke KPU Bukittinggi

Fauzan Haviz
Fauzan Haviz (KLIKPOSITIF/Hatta Rizal)

BUKITTINGGI , KLIKPOSITIF - Fauzan Haviz melayangkan surat peringatan ke KPU Bukittinggi . Ini merupakan surat ke 2 yang dilayangkan mantan Anggota DPRD Bukittinggi itu.

Ia menyebut, KPU mesti hati-hati dalam menerima SK kepengurusan, karena menurutnya ia masih menjabat sebagai Ketua DPC PAN Bukittinggi yang sah.

baca juga: Ini Kronologis Kasus Perkosaan di Bukittinggi yang Melibatkan Pasutri, Versi Kuasa Hukum Korban

"Surat pertama kita layangkan pada 6 Agustus dan yang kedua awal September ini. Kita minta KPU tidak menerima SK dari kubu sebelah," ucap Fauzan, Kamis 3 September 2020.

PAN mengalami masalah internal sejak 2018 silam. Sejak itu, terbentuk dua kubu yakni Fauzan Hafiz dan Rahmi Brisma. Dualisme ini berujung hingga ke DKPP, dan buntutnya berupa pencopotan Ketua KPU Bukittinggi saat itu.

baca juga: Pasutri di Bukittinggi Ditangkap dalam Kasus Perkosaan, Ini Peran Sang Istri

"Saya memenangkan gugatan di PN Kelas 1 A Padang dan Mahkamah Agung. Namun DPW PAN Sumbar tidak melaksanakan putusan Mahkamah Partai PAN tanggal 5 Juli 2018," ucap Fauzan.

Isi surat peringatan itu adalah putusan Mahkamah Agung yang menyatakan Fauzan Haviz adalah Ketua DPC PAN Bukittinggi .

baca juga: DKPP Tolak Seluruh Pengaduan Pengadu Terhadap Komisioner KPU dan Bawaslu Bukittinggi

"KPU dan pihak terkait lainnya tidak boleh menerima SK lain. Apabila menerima SK lain, kita akan mengambil langkah hukum," ancamnya.

Saat ini, PAN mengusung pasangan Irwandi-David Chalik dalam Pilkada Bukittinggi . Menurut Fauzan, hal ini dilakukan tanpa sepengetahuannya dan membuatnya kecewa.

baca juga: Hari Ini DKPP Bacakan Putusan Perkara Kode Etik Penyelenggara Pemilu Dharmasraya dan Bukittinggi

KLIKPOSITIF mengkonfirmasi permasalahan ini ke KPU Bukittiinggi, sayangnya Ketua KPU Heldo Aura menurut stafnya sedang berada di Padang.

Penulis: Hatta Rizal | Editor: Haswandi