Turunkan Biaya, 8 Bandara Ini Kenakan Rp85 Ribu untuk Rapid Test

ilustrasi: Rapid Test
ilustrasi: Rapid Test (net)

KLIKPOSITIF - PT Angkasa Pura I (Persero) menurunkan biaya layanan rapid test di delapan bandara kelolaaannya. Biaya rapid test yang awalnya berkisar antara Rp 150.000 hingga Rp 200.000 kini diturunkanmenjadi Rp 85.000.

Penurunan biaya ini dilakukan untuk memudahkan para pengguna jasa yang akan melakukan perjalanan udara. Rapid test masih menjadi salah satu syarat kelengkapan dokumen untuk melakukan perjalanan udara sesuai dengan Surat Edaran Gugus Tugas Nomor 9 tahun 2020 yang juga dirujuk oleh Kementerian Perhubungan.

baca juga: Seniman Betawi Benyamin Sueb Terpampang di Google Doodle

"Penurunan biaya rapid test di 8 bandara Angkasa Pura I bertujuan untuk mengurangi beban biaya perjalanan udara sehingga semakin memudahkan calon penumpang untuk melakukan perjalanan udara pada masa adaptasi kebiasaan baru," ujar Direktur Utama PT Angkasa Pura I (Persero) Faik Fahmi dalam keterangannya, Rabu (16/9/2020).

Adapun 8 bandara tersebut adalah:

baca juga: Fadli Zon Sebut Pilkada Perlu Ditunda Demi Keselamatan Bersama

Bandara Sultan Hasanuddin Makassar

Bandara Juanda Surabaya

baca juga: Ini 8 Tragedi yang Pernah Tercatat di Kalibata City

Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin

Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali

baca juga: Sertifikat Halal, Sri Mulyani Minta Jangan Bebani Industri

Bandara Internasional Yogyakarta

Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang

Bandara Adi Soemarmo Solo

Bandara Sentani Jayapura

Layanan rapid test di bandara Angkasa Pura I telah disediakan sejak akhir Juli lalu yang bekerja sama dengan berbagai klinik melalui kerja sama dengan salah satu anak perusahaan, Angkasa Pura Supports.

Angkasa Pura I senantiasa menerapkan protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19 di lokasi pelayanan rapid test di tiap bandara ini. Para petugas diwajibkan untuk melakukan pemeriksaan suhu tubuh sebelum bertugas, menggunakan alat pelindung diri (APD) yang terdiri dari face shield, masker, sarung tangan, dan baju pelindung. Selain itu area layanan rapid test juga secara rutin dilakukan disinfeksi untuk memastikan kebersihannya.

Editor: Ramadhani