Tim Penegak Disiplin Covid-19 Solsel Sosialisasikan Perda AKB Awas : Tidak Pakai Masker bisa dikenakan Denda Atau Pidana.

Tim Penegak Disiplin Covid-19 Solsel Sosialisasikan Perda AKB ke Masyarakat
Tim Penegak Disiplin Covid-19 Solsel Sosialisasikan Perda AKB ke Masyarakat (Dok. Hms dan protokol solsel)

SOLSEL KLIKPOSITIF - Tim Gabungan Penegak Disiplin Covid-19 Kabupaten Solok Selatan ( Solsel ) terdiri dari unsur TNI-POLRI dan Satpol PP mulai lakukan sosialisasikan peraturan daerah Provinsi Sumbar tentang Adaptasi Kehidupan Baru (AKB) kepada masyarakat Solsel di Pasar Modern Padang Aro, Rabu (16/9).

Tim gabungan ini dipimpin oleh Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (SatPol PP) Epli Rahmat memulai sosialisasi, menyuarakan kepada masyarakat agar selalu menjalankan protokol covid-19, dengan cara menggunakan masker, menjaga jarak fisik dan senantiasa mencuci tangan dengan sabun.

baca juga: Tiga Pimpinan DPRD Bertemu Pjs Bupati Solsel, Ini yang Dibahas

Epli Rahmat mengatakan, sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) adaptasi kebiasaan baru tersebut untuk mengantisipasi agar masyarakat tidak tertular covid-19.

"Dalam waktu satu dan dua minggu ini akan terus dilakukan sosialisasi secara masal melalui kegiatan-kegiatan sosial masyarakat, melalui media keagamaan di masjid dan mushalla, di cafe restoran dan destinasi wisata, jalan raya serta sekolah," kata Epli Rahmat.

baca juga: Dr.Andani Webinar Bersama Yayasan Igasar Semen Padang; Jangan Takut Corona, Tapi Jangan Lalai

Untuk penindakan terhadap pelanggar Perda katanya, akan dimulai setelah tahapan sosialisasi ini selesai dilaksanakan.

"Penindakan ini dilakukan sesuai dengan Perda Provinsi Sumatra Barat yang telah disahkan oleh DPRD dan seiring dengan menjalankan Inpres No 6 Tahun 2020," jelasnya.

baca juga: Terbukti Bersalah, Muzni Zakaria Divonis Empat Tahun Penjara

Dia melanjutkan sebagaimana tertuang dalam Perda Provinsi Sumatra Barat tentang adaptasi kebiasaan baru pencegahan dan pengendalian Covid-19, akan ada sanksi bagi perseorangan dan sanksi kegiatan/usaha yang melanggar perda tersebut.

"Untuk sanksi bagi perseorangan yang tidak melaksanakan kewajiban menggunakan masker di luar rumah, yaitu sanksi administratif berupa kerja sosial dengan membersihkan fasilitas umum, denda administratif sebesar Rp 25 0.000 , atau dipolisikan dalam hal ini pidana kurungan," katanya.

baca juga: Anggota DPR-RI Puji Cara Sumbar Tangani COVID-19

Kemudian, imbuhnya, bagi perseorangan yang tidak melaksanakan kewajiban menerapkan karantina mandiri atau isolasi mandiri, akan dipolisikan dan atau denda administratif sebesar Rp 500.000 ,-

"Sedangkan sanksi bagi penanggung jawab kegiatan/usaha yang tidak melaksanakan kewajiban menerapkan perilaku disiplin penerapan protokol kesehatan dalam melaksanakan kegiatan/usaha, dikenakan sanksi berupa teguran lisan, teguran tertulis, denda administratif sebesar Rp 500.000 ,-, penghentian sementara kegiatan, pembubaran kegiatan, pembekuan sementara izin dan atau pencabutan izin," katanya.

Penulis: Kamisrial | Editor: Haswandi