Hari Palang Merah Indonesia, Apa Saja Sih Tugas PMI?

Ilustrasi
Ilustrasi (Net)

KLIKPOSITIF - Organisasi Palang Merah Indonesia ( PMI ) yang bergerak dalam bidang sosial kemanusiaan memiliki peran penting di tengah masyarakat.

Kehadirannya mampu membantu korban yang tengah membutuhkan pertolongan segera untuk keselamatan jiwanya.

baca juga: KSPI dan 32 Serikat Kerja Siapkan 2 Gugatan UU Ciptaker

Tak hanya itu, PMI juga membantu pemerintah dalam tugas kepalangmerahan, sesuai dengan Konvensi Jenewa Tahun 1949, dengan tujuan untuk mencegah dan meringankan penderitaan dan melindungi korban tawanan perang dan bencana, tanpa membedakan agama, bangsa, suku bangsa, warna kulit, jenis kelamin, golongan, dan Pandangan Politik.

Dalam rangka Hari Palang Merah Indonesia yang diperingati 17 September setiap tahunnya, ketahui lagi yuk 8 tugas PMI seperti yang dikutip dari website resmi PMI berikut ini.

  1. Memberikan bantuan kepada korban konflik bersenjata, kerusuhan dan lainnya.
  2. Memberikan pelayanan darah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
  3. Melakukan pembinaan relawan.
  4. Melaksanakan pendidikan dan pelatihan yang berkaitan dengan Kepalangmerahan.
  5. Menyebarluaskan informasi yang berkaitan dengan kegiatan Kepalangmerahan.
  6. Membantu dalam penanganan musibah dan/atau bencana di dalam dan di luar negeri.
  7. Membantu pemberian pelayanan kesehatan dan sosial.
  8. Melaksanakan tugas kemanusiaan lainnya yang diberikan oleh pemerintah.

Sejarah Terbentuknya PMI

baca juga: Kritik Omnibus Law, Ketua YLBHI: Apa yang Didapat Rakyat?

Pada 21 Oktober 1873, pemerintah kolonial Belanda mendirikan organisasi Palang Merah di Indonesia dengan nama Het Nederland-Indiche Rode Kruis (NIRK) yang kemudian namannya menjadi Nederlands Rode Kruiz Afdelinbg Indie (NERKAI).

Hal ini bermula, dari semangat yang dimiliki oleh dr. RCL. Senduk dan Bahder Djohan pada 1932 yang ingin mendirikan Palang Merah Indonesia ( PMI ). Pada 1940, keduanya kemudian mengajukan proposal pendirian pada kongres NERKAI, namun ditolak. Pada saat penjajahan Jepang, proposal itu kembali diajukan, namun tetap ditolak.

baca juga: Setahun Pemerintahan Jokowi, Legislator Nilai Bidang Ekonomi Belum Memuaskan

Hal tersebut dilakukan, untuk mengiatkan posisi Indonesia di mana dunia internasional bahwa Indonesia saat ini adalah negara yang sudah merdeka setelah proklamasi pada 17 Agustus 1945.

Tepat pada tanggal 17 September 1945 terbentuklah Pengurus Besar Palang Merah Indonesia ( PMI ) dengan ketua pertamanya, Drs. Mohammad Hatta.

baca juga: Berdiri Sejak 1950-an Stadion Markas PSM Hari Ini Dirobohkan

Editor: Eko Fajri