Ada Sanksi Kurungan, Ini Pesan Kapolres Pessel Soal Penerapan Perda Adaptasi Kebiasaan Baru

Pakai masker
Pakai masker (net)

PESSEL , KLIKPOSITIF - Kepolisian Resor (Polres) Kabupaten Pesisir Selatan ( Pessel ), Sumatera Barat siap mendukung pelaksanaan peraturan daerah (Perda) adaptasi kebiasaan baru (AKB) dalam meningkatkan ketaatan masyarakat dalam penerapan protokol kesehatan.

Kapolres Pessel , AKBP. Sri Wibowo mengatakan, Perda AKB adalah merupakan alternatif pemerintah daerah untuk tidak memberlakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) demi kelancaran ekonomi masyarakat.

baca juga: Akhir Pekan Ini, Pemkab Pessel Bakal Sasar Pelanggaran Protokol Kesehatan di Objek Wisata

"Inilah poinnya bagaimana upaya pemerintah menghindari PSBB, demi tetap menjaga kelancaran ekonomi masyarakat," ungkapnya pada KLIKPOSITIF .

Ia menjelaskan, dalam penerapan Perda AKB, selain adanya keterlibatan Pemda. Penerapan saksi Perda tersebut juga melibatkan kepolisian dan unsur lainnya, seperti TNI, Kejaksaan dan Pengadilan.

baca juga: Kasus Terus Bertambah, Satgas Corona Pessel Ajak Masyarakat Untuk Tidak Takut Tes Swab

"Ketika dua kali melakukan pelanggaran, maka akan dikenakan saksi kurungan dua hari. Disini untuk menindaklanjuti hukuman, melibatkan kejaksaan dan pengadilan," jelasnya.

Menurutnya, untuk terhindar dari sanksi, masyarakat harus mesti memahami betul penerapan Perda AKB dan sampai saat ini pihaknya dari kepolisian masih terus menyosialisasikan pada masyarakat.

baca juga: Masa Pandemi, Kemensos Modifikasi Tenda Khusus untuk Pengungsi

"Kita berharap, tidak ada masyarakat Pessel yang terjaring tidak patuh menerapkan protokol kesehatan," tutupnya.

Penulis: Kiki Julnasri | Editor: Ramadhani