KPU Sumbar Berencana Atur Waktu Pemilih untuk Datang ke TPS

Sosialisasi pelaksanaan pemilihan serentak lanjutan, dalam kondisi bencana non alam (COVID-19) dan pelaksanaan kampanye pemilihan serentak tahun 2020 di salah satu hotel di Padang, Senin, 21 September 2020.
Sosialisasi pelaksanaan pemilihan serentak lanjutan, dalam kondisi bencana non alam (COVID-19) dan pelaksanaan kampanye pemilihan serentak tahun 2020 di salah satu hotel di Padang, Senin, 21 September 2020. (KLIKPOSITIF/Fitria Marlina)

PADANG, KLIKPOSITIF - Divisi sosialisasi, pendidikan pemilih, partisipasi masyarakat dan SDM, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Barat, Gebril Daulai mengatakan, pihaknya berencana mengatur jam kedatangan pemilih ke Tempat Pemungutan Suara ( TPS ) untuk melakukan pencoblosan pada Pemilihan Kepala Daerah ( Pilkada ) Desember mendatang. Hal ini untuk mengurangi kerumunan di TPS saat pemilihan.

"Untuk jumlah pemilih per Tempat Pemungutan Suara ( TPS ) di masa pandemi ini sudah dikurangi dari 800 menjadi maksimal 500, untuk mengurangi kerumunan di TPS . Untuk undangan atau surat pemberitahuan pemilih, rencananya diatur jam kedatangan setiap pemilih, walaupun sifatnya imbauan tapi kita tidak bisa memaksa mereka datang di jam tertentu," katanya usai sosialisasi pelaksanaan pemilihan serentak lanjutan, dalam kondisi bencana non alam (COVID-19) dan pelaksanaan kampanye pemilihan serentak tahun 2020 di salah satu hotel di Padang, Senin, 21 September 2020.

baca juga: Akhir Pekan Ini, Pemkab Pessel Bakal Sasar Pelanggaran Protokol Kesehatan di Objek Wisata

Ia mengatakan, nantinya pihaknya akan mengatur hal itu di surat pemberitahuan untuk jam kedatangan setiap pemilih, dari pukul 07.00 s/d pukul 13.00 Wib. "Walaupun ada yang datang diluar jam yang telah ditetapkan, tetap harus difasilitasi sepanjang itu masih pukul 07.00 s/d 13.00 Wib," terangnya.

Selain pengaturan waktu memilih, untuk petugas di TPS juga akan dilakukan rapid tes untuk memastikan mereka non reaktif COVID-19. "Ini sesuai regulasinya, namun jika regulasi berubah untuk melakukan swab, maka akan dilakukan swab. Sejauh ini KPU Sumbar mengikuti regulasi yang diterbitkan KPU RI," jelasnya.

baca juga: Kasus Terus Bertambah, Satgas Corona Pessel Ajak Masyarakat Untuk Tidak Takut Tes Swab

Pemerintah memutuskan pelaksanaan Pilkada serentak Desember mendatang. Penundaan ini karena pandemi COVID-19 yang masih belum selesai. Untuk tetap menjalankan ini, sejumlah protokol kesehatan terkait pelaksanaannya telah diatur oleh KPU secara detail. (*)

Editor: Fitria Marlina