Ajak Warga Dukung Pembangunan Tol Pekanbaru-Padang, Irfendi Arbi Ungkap Dampak Positif untuk Daerah

Bupati Kabupaten Lima Puluh Kota, Irfendi Arbi.
Bupati Kabupaten Lima Puluh Kota, Irfendi Arbi. (KLIKPOSITIF/Taufik Hidayat)

LIMA PULUH KOTA , KLIKPOSITIF - Bupati Lima Puluh Kota , Irfendi Arbi terus mengajak warganya untuk mendukung pembangunan jalan tol Pekanbaru-Padang yang akan melewati delapan nagari di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Payakumbuh, Kecamatan Harau, dan Kecamatan Pangkalan.

"Panjang jalan tol yang akan melewati Kabupaten Lima Puluh Kota itu sekitar 43 kilometer dan juga ada terowongan kurang lebih sepanjang 14 Kilometer," kata Irfendi Arbi , Rabu (23/9).

baca juga: Residivis "Edi Cotok" Dibekuk Polres Lima Puluh Kota, Satu Temannya Lari ke Hutan

Menurut Irfendi, jalan tol tersebut menjadi salah satu solusi bagi Kabupaten Lima Puluh Kota yang rawan banjir dan longsor sebab dengan adanya tol maka akses akses transportasi tidak terhambat.

"Setidaknya akses tidak terhambat ketika ada bencana alam seperti banjir dan longsor ini," ujarnya.

baca juga: Detik-detik Sebelum Korban Jatuh di Kelok 9, Saksi Ungkap Hal Ini

Tidak hanya itu, dampak secara ekonomi juga akan dirasakan oleh warganya ketika nanti jalan tol Pekanbaru-Padang beroperasi.

"Tol ini akan memberikan manfaat yang besar bagi seluruh sektor masyarakat, mulai dari petani, Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), dan sektor lainnya," katanya.

baca juga: Warga asal Padang Pariaman Jatuh di Jembatan Layang Kelok Sembilan, Ini Penjelasan Polres Lima Puluh Kota

Ketua PDIP Kabupaten Lima Puluh Kota itu menerangkan, untuk memastikan warga Lima Puluh Kota mendukung pembangunan tol Pekanbaru-Padang tersebut, pihaknya telah melakukan sosialisasi semenjak beberapa waktu lalu.

"Kami dari Pemkab terus melakukan sosialisasi dan pendekatan kepada masyarakat agar pembangunan tol ini lancar," katanya.

baca juga: Tingkatkan Kapasitas Kader Posyandu, FKM Unand Adakan Penyuluhan di Limapuluh Kota

Ia mengatakan jika nantinya ada masyarakat yang merasa bahwa ada hal yang kurang pas atau merugikan dirinya bisa langsung melapor kepadanya atau kepada pemerintah nagari.

"Kami tidak ingin ada pihak yang menolak pembangunan jalan tol yang akan melewati Kabupaten Limapuluh Kota ini. Kalau nantinya ada yang kurang tepat, mari kita bicarakan dengan baik-baik," sebutnya.

Saat ini, katanya tahapan pembangunan tol sudah mulai berlangsung kembali walaupun sempat terhenti beberapa waktu lalu karena adanya pandemi COVID-19.

"Kami minta agar seluruh elemen dapat bersatu untuk mendukung pembangunan tol ini. Kami dari Pemkab selalu siap mendukung program pemerintah pusat dan tentunya yang juga tidak merugikan masyarakat kami," sebutnya. (*)

Editor: Taufik Hidayat