Segarkan Semangat Bermuhammadiyah, PDM Solok Gelar Pengkajian Tingkat Pimpinan

Ketua PDM Kabupaten Solok, Afrijal Harun saat membuka pengkajian bulanan di MtsM Bukik Kili
Ketua PDM Kabupaten Solok, Afrijal Harun saat membuka pengkajian bulanan di MtsM Bukik Kili (KLIKPOSITIF/ Afri)

SOLOK , KLIKPOSITIF - Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Solok kembali menggelar pengkajian Muhammadiyah bagi seluruh pimpinan internal lembaga, organisasi otonom dan Amal Usaha, Minggu (27/9/2020), di MtsM Muhammadiyah, Bukik Kili Kabupaten Solok .

Kegiatan pengkajian Muhammadiyah dihadiri langsung pengurus Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumbar, Dr. Bachtiar, Pimpinan Daerah Muhammadiyah, Afrijal Harun, Pimpinan Daerah Aisyiyah, Nofrida dan pimpinan Pemuda, Riki Chandra serta pengurus Nasyiatul Aisyiyah.

baca juga: Meninggal, Seorang Warga Kota Solok Dimakamkan dengan Prosedur Covid-19

Menurut Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Solok , Afrijal Harun, pengkajian Muhammadiyah merupakan program rutin bulanan yang dilakukan untuk kembali menyegarkan ingatan dan pemahaman soal Bermuhamadiyah.

"Pimpinan harus paham betul bagaimana Bermuhammadiyah dengan baik, kaidah-kaidah dalam organisasi sehingga bisa mengayomi seluruh warga Muhammadiyah secara utuh," ungkap Afrijal Harun.

baca juga: Warga Sulit Air Solok Minta Jalan Diperbaiki, Nasrul Abit: Pas dengan Visi Misi Kami

Dalam perjalanannya, Muhammadiyah dan organisasi otonom serta amal usaha di Kabupaten Solok mengalami pasang surut. Namun, semangat untuk Bermuhammadiyah tetap mekar dalam hati pimpinan dan warga Muhammadiyah.

"Pengkajian ini akan kita lakukan terus menerus untuk menghidup-hidupkan semangat Bermuhammadiyah, inilah tantangan yang perlu kita jawab kedepannya," terangnya.

baca juga: Jelang Akhir Tahun, Pjs. Wako Solok Ingatkan OPD Selesaikan Target

Setidaknya, ulas Afrijal, semangat Bermuhammadiyah telah kembali subur dengan aktifnya Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Solok yang baru saja dilantik beberapa waktu lalu.

Eksistensi pemuda dalam pergerakan setidaknya mencerminkan kiprah Muhamadiyah di dalam mendorong pembangunan daerah dan kepemudaan. Muhammadiyah harus hadir mewarnai kemajuan daerah.

baca juga: Sempurnakan APBD-P 2020, Pemko Solok Rapat Evaluasi Bersama DPRD

Selain itu, menyikapi pesta demokrasi yang sudah diambang mata, ditegaskan Afrijal, Muhammadiyah secara persyarikatan tidak akan memihak terhadap calon tertentu atau bersifat netral.

"Namun, warga Muhammadiyah tidak dilarang ikut dalam politik, terserah pada warga untuk mendukung siapa saja yang dianggap pantas dan layak memimpin Sumbar dan Kabupaten Solok ," tegasnya.

Penulis: Syafriadi | Editor: Fitria Marlina