Sekolah Tatap Muka di Solsel Ditiadakan, Pelajar yang Belum Dapat Kuota Internet Gratis Diminta Melapor

Pjs Bupati Solsel Jasman Rizal saat pertemuan dengan Forkopimda daerah itu Senin, 28/9
Pjs Bupati Solsel Jasman Rizal saat pertemuan dengan Forkopimda daerah itu Senin, 28/9 (Kaka)

SOLSEL , KLIKPOSITIF - Pemerintah Kabupaten Solok Selatan kembali menghentikan pembelajaran tatap muka di daerah itu.

Pjs Bupati Solsel Jasman Rizal mengatakan keputusan menghentikan pembelajaran tatap muka tersebut karena meningkatnya status zonasi Solok Selatan dari zona kuning menjadi zona orange.

baca juga: Bawaslu Solsel Perpanjang Masa Perekrutan Panwas TPS

Jasman menjelaskan, sesuai ketetapan provinsi, ada 15 indikator penghitungan sehingga Gugus tugas Covid-19 provinsi Sumatera Barat (Sumbar) menetapkan Solsel menjadi zona orange.

Dengan meningkatnya status zonasi tersebut pembelajaran tatap muka tidak boleh lagi, harus dihentikan karena penyebaran Covid-19 di zona orange sangat cepat dan tidak terkendali.

baca juga: Awasi 100 Kampanye Tatap Muka Bawaslu Solsel Ingatkan Paslon Patuhi Protokol Kesehatan

"Untuk itu sampai zonasinya berubah, pembelajaran tatap muka untuk sementara dihentikan, diganti dengan pembelajaran daring dulu," kata Jasman.

Plt Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan, Kebudayaan dan Olah Raga Solok Selatan , Novrizon mengingatkan orangtua siswa sekaitan pemberlakuan kembali Proses Belajar Mengajar Jarak Jauh (PBJJ) dengan metode daring (online).

baca juga: Kasus COVID-19 Hari Ini di Solsel, 10 Positif dan Dua Pasien Dinyatakan Sembuh

"Siswa/siswi yang belum mendapatkan kuota data internet gratis dari pemerintah pusat agar segera melapor ke Kepala Sekolah dan memberikan Nomor yang masih aktif untuk menerima kuota paket tersebut," katanya

Pihak Sekolah katanya, berkewajiban meminta kepada orangtua mendata nomor telepon tersebut, selanjutnya melaporkan ke dinas pendidikan

baca juga: Hari ini 10 Warga Solsel Terkonfirmasi Positif Covid-19

"Sesuai arahan pak mentri, bagi yang belum mendapatkan kuota bantuan segera melaporkannya kepada kepala sekolah dan meneruskannya kepada kami," katanya.

Penulis: Kamisrial | Editor: Haswandi