Pemerintah Sudah Siapkan Anggaran untuk Suntik Vaksin Covid

ilustrasi
ilustrasi (net)

KLIKPOSITIF - Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengatakan pemerintah telah menyiapkan dana anggaran khusus untuk penanganan vaksin virus corona covid-19. Mulai dari produksi vaksin hingga penyaluran ke masyarakat.

Dia mengatakan jika vaksin bisa dilakukan tahun ini, maka anggaran untuk penyalurannya sudah tersedia. "Kalau vaksin betul-betul muncul dan bisa kita laksanakan pada tahun ini maka kita akan tetap menyiapkan anggaran untuk itu dan akan kita lakukan," ujar Suahasil dalam konferensi pers dilansir dari Suara.com.

baca juga: WHO: Jangan Menyerah Lawan Pandemi

Menurut Suahasil, pemerintah dalam hal ini tak hanya menjamin ketersediaan vaksin , tetapi juga melakukan vaksinasi kepada masyarakat. Oleh karena itu, tuturnya, dalam vaksinasi ini banyak lembaga dan kementerian yang akan terlibat sehingga semua masyrakat bisa tervaksinisasi. "Tentu seperti yang sudah disampaikan beberapa kali, vaksin ini bukan sekadar masalah membeli. Tapi kalau kita sudah membeli, kita juga harus melakukan vaksinasi untuk seluruh Indonesia. Tentu ini menjadi pekerjaan juga nanti lintas sektoral," ucap dia.

Sebelumnya, Presiden RI Joko Widodo mengungkapkan penyuntikan vaksin covid-19 akan dilaksanakan pada akhir tahun. Sebanyak 180 juta orang yang akan dilakukan vaksinasi. Hal ini ia katakan dalam acara pemberian Bantuan Modal Kerja sebesar Rp 2,4 juta ke sejumlah pedagang kecil di Halaman Istana tersebut, Rabu (30/9/2020)

baca juga: Banyak Masyarakat Tak Percaya, Ketua Satgas: Covid-19 Bukan Konspirasi

"Moga-moga di akhir tahun atau awal tahun depan vaksinnya sudah mulai disuntikkan, nah kalau vaksin sudah disuntikkan, artinya situasi akan menuju pada normal kembali," jelas Jokowi

"Tapi supaya bapak ibu tahu, yang disuntik itu kurang lebih 170 juta sampai 180 juta (jiwa), coba butuh berapa bulan, juga ini memerlukan kerja keras kita semua," tambah Jokowi.

baca juga: Fadli Zon: Vaksin Ini Gaib Kayak 'Mobil Itu', Bang Karni Sisakan Kursi Kosong Juga Untuk Menkes

Editor: Ramadhani