Polda Sumbar Imbau Buruh Tidak Unjuk Rasa ditengah Pandemi COVID-19

Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Satake Bayu
Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Satake Bayu (Ist)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Kepolisian Daerah Sumatera Barat mengimbau kepada pekerja (buruh) di Sumbar, untuk tidak melaksanakan kegiatan mogok kerja maupun unjuk rasa (Unras) yang berhubungan dengan Omnibus Law. Apalagi, ditengah pandemi COVID-19 ini bisa menjadi klaster tenaga kerja atas unras tersebut.

"Kami mengimbau agar tidak dilaksanakan (unras), selain berdampak terganggunya perekonomian Nasional juga berdampak pada klaster baru," kata Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Satake Bayu, Minggu (3/10/2020).

baca juga: Peneliti Temukan Gangguan Hidung Lain Pada Pasien Covid-19

Terkait akan adanya aksi unras tersebut, Polda Sumbar akan mengedepankan upaya pencegahan dengan tegas dan secara humanis. "Bukan tanpa sebab, kita berharap tidak ada aksi karena bisa berdampak penularan virus COVID-19," ujarnya.

Satake menegaskan, bahwa Polda Sumbar dan jajarannya tidak akan memberi maupun mengeluarkan izin berkaitan unras dimasa pandemi COVID-19.

baca juga: Pemain Sepakati Pemotongan Gaji, Barcelona FC Terhindar dari Kebangkrutan

Namun, pihaknya akan memberikan jaminan keamanan kepada perusahaan, baik sentra produksi dan karyawan maupun buruh dari ancaman provokasi swepping dari luar yang memaksa ikut mogok unras.

"Apabila kita menemukan ada provokatornya, akan kami tindak secara tegas," terangnya.(rilis)

baca juga: Hari Ini, 11 Warga Tanah Datar Terkonfirmasi Positif COVID-19, Meninggal 1 Orang

Editor: Muhammad Haikal