Usai Konflik Tanah Ulayat di Tanah Datar, Polda Sumbar: Kondisi Sudah Kondusif

Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Satake Bayu
Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Satake Bayu (Humas Polda Sumbar)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Satake Bayu mengatakan, pihaknya memastikan pasca konflik antar warga Nagari Padang Laweh Malalo dengan Nagari Sumpur di Kecamatan Batipuh Selatan, Kabupaten Tanah Datar sudah kondusif.

"Dampak dari konflik memang ada kerusakan, beberapa kendaraan yang dibakar. Cuma malam itu sudah dilakukan mediasi," katanya di Mapolda Sumbar, Selasa (13/10/2020).

baca juga: Pencarian Satu Korban Hanyut di Airpura Pessel Hingga Hari Ketiga Belum Membuahkan Hasil

Satake menambahkan, antisipasi kejadian berulang Polda Sumbar membantu melakukan pengamanan di lokasi. "Sebanyak satu pleton Brimob diperuntukkan untuk membantu Polres Padang Panjang," ujarnya

Satake menyebutkan, konflik antar warga ini setidaknya mengakibatkan satu rumah warga dirusak dan 11 unit sepeda motor juga dibakar.

baca juga: Hari Ini, 11 Warga Tanah Datar Terkonfirmasi Positif COVID-19, Meninggal 1 Orang

Konflik antar warga di dua nagari ini disinyalir persoalan tapal batas. Sebelumnya, pada Desember 2019 juga pernah terjadi.

"Polres Padang Panjang yang berwenang wilayah hukum di lokasi kejadian telah melakukan memediasi kedua belah pihak dan ketika itu sepakat menahan diri," katanya.

baca juga: Kodim Tanah Datar Gelar Komunikasi Sosial, Dandim Harapkan Hal ini

Editor: Muhammad Haikal