BPBD Padang Pariaman Minta Warga Waspadai Potensi Longsor Meski Cuaca Panas, Kenapa?

Longsor di Padang Pariaman beberapa waktu lalu
Longsor di Padang Pariaman beberapa waktu lalu (Rehasa)

PADANGPARIAMAN, KLIKPOSITIF - Dua hari belakangan cuaca panas melanda kawasan Kabupaten Padang Pariaman , perihal itu pihak BPBD Padang Pariaman mengimbau agar warga jangan lengah karena ketika hujan datang potensi longsor justru semakin kuat.

"Benar, cuaca ekstrem saat ini harus menjadi perhatian setiap warga. Beberapa hari belakangan cuaca panas terjadi di sebagian besar wilayah Padang Pariaman . Namun karena saat ini dalam bulan penghujan, hujan bisa saja tiba-tiba datang. Nah saat itu potensi longsor lebih kuat ketimbang biasanya," ungkap Budy Mulya, Kepala BPBD Padang Pariaman , Kamis 15 Oktober 2020.

baca juga: Luhut Evaluasi Ekspor Benih Lobster, Kalau Bagus Jalan Terus

Untuk diketahui pada bulan September lalu longsor beberapa titik terjadi di kawasan Sungai Limau dan Sungai Geringgiang.

"Nah saat ini kita perlu mewaspadai akan longsor susulan di beberapa titik kawasan yang longsor kemarin. Hal ini dipicu karena cuaca panas membuat struktur tanah kering dan lekang saat hujan turun maka tanah akan lembut dan mudah longsor," sebut Budy.

baca juga: Rizieq Shihab Diperiksa Soal Kerumunan, FPI Sebut Itu Kriminalisasi

Pihaknya menyimpulkan dari 17 Kecamatan yang ada di Padang Pariaman , potensi longsor yang paling kuat ada di kawasan Sungai Geringgiang dan Sungai Limau.

Berkenaan dengan itu, pihak Kepolisian Sungai Limau menuturkan hal yang senada dengan Kepala BPBD tersebut.

baca juga: Sudah Jalani Swab, Kini Rizieq Shihab Tak Mau Ungkap Hasil Test

Kapolsek Sungai Limau, AKP Nazirwan saat ditemui di Mapolsek Sungai Limau mengatakan bahwa di kawasan Sungai Limau masih ada bekas longsor yang masih berpotensi terjadi longsor susulan.

"Hingga saat ini masih ada bekas longsor yang berpotensi terjadi longsor susulan. Nah saat cuaca seperti ini maka kita cemaskan adanya longsor susulan ketika hujan datang sementara beberapa hari belakangan cuaca panas melanda kawasan ini," sebut AKP Nazirwan.

baca juga: Ini Tiga Senjata Pemrintah Untuk Bangkitkan Kembali Sektor Pariwisata

Dikatakannya juga, pada bekas longsor beberapa minggu belakangan masih tampak tanah bukit yang berada di lereng bukit. "Tanah tersebut terlihat sudah lekang karena panas, jika hujan turun maka bisa potensi longsor susulan," kata Kapolsek itu.

Mengantisipasi timbulnya korban, pihak Polsek Sungai Limau melalui Babinkamtibmas telah mengimbau serta mengingatkan warga yang berada di radius longsor untuk waspada.

Penulis: Rehasa | Editor: Eko Fajri